Tensi Darah Tinggi, Wali Kota Tangerang Tunda Vaksinasi Covid-19

Kamis, 14 Januari 2021 - 11:42 WIB
loading...
Tensi Darah Tinggi,...
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menunda vaksinasi Covid-19 dengan alasan kesehatan saat ditemui di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (14/1/2021). Foto: Okezone/Isty Maulidya
A A A
TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menunda vaksinasi Covid-19 dengan alasan kesehatan. Saat pemeriksaan kesehatan sebelum vaksinasi diketahui tensi darahnya tinggi di atas dari syarat yang diperbolehkan.

"Vaksinasi saya ditunda karena tadi tensi darah di awal pemeriksaan tensi darahnya 151, sempat istirahat turun jadi 145, tapi normalnya kan 140. Jadi belum boleh," ujar Arief di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (14/1/2021). Baca juga: Bupati Tangerang Jadi Orang Pertama di Banten yang Disuntik Vaksin Covid-19

Kemungkinan tensi darahnya naik dikarenakan aktivitasnya padat beberapa hari ini. Apalagi di Kota Tangerang sedang melaksanakan PPKM dan juga banyak mengoperasikan rumah isolasi baru sehingga tubuhnya kurang istirahat.

"Karena mungkin kecapekan. Memang beberapa hari terakhir banyak kegiatan. Teman-teman juga ada operasi aman bersama, survei tempat isolasi, dan lain-lain," katanya.

Namun, dia belum bisa memastikan kapan akan mendapatkan jadwal vaksin lagi. Kemungkinan besar di tahap selanjutnya berbarengan dengan tenaga kesehatan di Kota Tangerang, bahkan bisa saja setelah nakes. Baca juga: Langgar PPKM, Satgas Covid-19 Bekasi Tutup 18 Diskotek, Karaoke hingga Spa

Sementara, dr Berlin yang menangani pemeriksaan kesehatan Arief mengatakan, tensi darah normal adalah 140/90 mmHG. Namun, tekanan darah Wali Kota Tangerang cukup tinggi sehingga dipersilakan beristirahat terlebih dulu. "Tadi bapak di atas 140 jadi belum boleh ikut vaksin, harus istirahat dulu agar tekanan darah normal," ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
Vaksin Flu saat Hamil,...
Vaksin Flu saat Hamil, Amankah? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Rekomendasi
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
Makan Daging Kambing...
Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved