Ini Alasan Purwakarta Tak Ikut Vaksinasi Serentak Tahap Pertama
Selasa, 12 Januari 2021 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Jadinya, kata dia, vaksin COVID-19 tidak didrop untuk kepentingan vaksinasi serentak pada 14 Januari 2021. Pernyataan Iyus sekaligus menjawab infromasi beredar bahwa vaksin Sinovac telah berada di Purwakarta dan siap digunakan.
Sebelumnya GTPP COVID-19 Purwakarta sudah mempersiapkan tempat penyimpanan serta pengamanan ketat untuk distribusi vaksin Sinovac dari Bio Farma. Termasuk menyiapkan 20 puskesmas sebagai lokasi droping dan lokasi penyimpanan vaksin. Bahka, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, menyatakan siap untuk yang pertama divaksin COVID-19.
Ketika itu dia juga menyebutkan, vaksinasi tahap awal akan dilakukan pada tenaga kesehatan dengan target 4.000 orang. "Hari ini, baru masuk entry data sebanyak 3.700 tenaga kesehatan (nakes).
Vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu upaya Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi penyebaran pandemi yang sejauh ini belum juga hilang. Pendistribusian vaksin pun sudah mulai dilakukan ke seluruh Indonesia baik melalui jalur darat maupun jalur udara.
Rencananya, vaksinasi akan dilakukan selama dua bulan yakni Januari dan Februari. Sebelumnya, dari provinsi sudah mengecek lokasi penyimpanan vaksin dan dikatakan layak sehingga akan segera didistribusikan.
Sebelumnya GTPP COVID-19 Purwakarta sudah mempersiapkan tempat penyimpanan serta pengamanan ketat untuk distribusi vaksin Sinovac dari Bio Farma. Termasuk menyiapkan 20 puskesmas sebagai lokasi droping dan lokasi penyimpanan vaksin. Bahka, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, menyatakan siap untuk yang pertama divaksin COVID-19.
Ketika itu dia juga menyebutkan, vaksinasi tahap awal akan dilakukan pada tenaga kesehatan dengan target 4.000 orang. "Hari ini, baru masuk entry data sebanyak 3.700 tenaga kesehatan (nakes).
Vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu upaya Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi penyebaran pandemi yang sejauh ini belum juga hilang. Pendistribusian vaksin pun sudah mulai dilakukan ke seluruh Indonesia baik melalui jalur darat maupun jalur udara.
Rencananya, vaksinasi akan dilakukan selama dua bulan yakni Januari dan Februari. Sebelumnya, dari provinsi sudah mengecek lokasi penyimpanan vaksin dan dikatakan layak sehingga akan segera didistribusikan.
(shf)
Lihat Juga :