Merapi Terus Keluarkan Lava Pijar, Pengungsi di Sleman Menurun, Pulang ke Rumah?
Senin, 11 Januari 2021 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
BPPTKG sendiri mencatat aktivitas Gunung Merapi terus meningkat. Pada Senin (11/1/2021) dini hari, dari pukul 00.00 WIB-06.00 WIB Merapi kembali mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak 19 kali dengan jarak luncur 600 meter ke arah Sungai Krasak atau barat daya. "Jumlah pengungsi turun lagi," kata Panewu (Camat) Cangkringan, Suparmono, Senin (11/1/2021).
Suparmono menduga berkurangnya pengungsi ini karena aktivitas guguran Merapi yang belakangan cenderung mengarah ke barat daya atau hulu Sungai Krasak. Sementara Glagaharjo berada di lereng sisi tenggara Merapi.
Selain itu menurut pengalaman mereka, kalau Merapi sudah meleleh secara rutin, masyarakat merasa lebih tenang. “Kebanyakan pengungsi yang berkurang itu dari kelompok produktif,” jelasnya.
Untuk itu, karena status Merapi masih level III, ia berharap warga Kalitengah Lor, rerutama kelompok rentak tetap bertahan di pengungsian. Pemerintah sendiri memfasilitasi apabila ada warga di luar kelompok rentan yang ingin mengungsi. Termasuk menyiapkan barak Gayam, Argomulyo, Cangkringan jika ada peningkatan radius jarak aman.
"Kompleks Glagaharjo ini mampu menampung 500 pengungsi. Sedangkan kompleks barak Gayam, sebanyak 300 orang," paparnya.
Suparmono menduga berkurangnya pengungsi ini karena aktivitas guguran Merapi yang belakangan cenderung mengarah ke barat daya atau hulu Sungai Krasak. Sementara Glagaharjo berada di lereng sisi tenggara Merapi.
Selain itu menurut pengalaman mereka, kalau Merapi sudah meleleh secara rutin, masyarakat merasa lebih tenang. “Kebanyakan pengungsi yang berkurang itu dari kelompok produktif,” jelasnya.
Untuk itu, karena status Merapi masih level III, ia berharap warga Kalitengah Lor, rerutama kelompok rentak tetap bertahan di pengungsian. Pemerintah sendiri memfasilitasi apabila ada warga di luar kelompok rentan yang ingin mengungsi. Termasuk menyiapkan barak Gayam, Argomulyo, Cangkringan jika ada peningkatan radius jarak aman.
"Kompleks Glagaharjo ini mampu menampung 500 pengungsi. Sedangkan kompleks barak Gayam, sebanyak 300 orang," paparnya.
(shf)
Lihat Juga :