Perusahaan China Tolak Tanggung Jawab Masker N95 Palsu ke AS

Jum'at, 15 Mei 2020 - 09:10 WIB
loading...
Perusahaan China Tolak...
Perusahaan China membantah telah mengirim masker N95 palsu ke AS. Foto/MSN
A A A
BEIJING - Perusahaan China menolak bertanggung jawab atas masker N95 palsu yang tiba di Amerika Serikat (AS) dengan nama perusahaan tersebut.

Pada bulan Maret, kotak-kotak masker N95 tiba di Los Angeles, AS, untuk membantu petugas kesehatan garis depan memerangi wabah virus Corona. Masker-masker itu telah dicap aman bagi pekerja kesehatan oleh pemerintah AS.

Namun menurut investigasi Associated Press (AP), masker-masker itu memiliki loop telinga sebagai ganti pita yang membentang di bagian belakang kepala, yang mengindikasikan masker-masker itu palsu.

AP mengatakan, tidak dapat memverifikasi secara independen apakah Shanghai Dasheng memproduksi barang palsu atau jika seseorang menggunakan nomor sertifikasi perusahaan tanpa izinnya. (Baca juga: Kanada Tolak Satu Juta Masker Tak Sesuai Standar dari China )

Sementara informasi tentang masker itu menyatakan barang tersebut diproduksi oleh Shanghai Dasheng, perusahaan itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak mengekspor masker N95 dengan loop telinga ke AS.

"Makser N95 yang diekspor oleh perusahaan ke pasar AS adalah semua masker dengan ikat kepala (dengan pita) yang membentang di bagian belakang kepala. Kami tidak pernah mengekspor masker N95 dengan loop telinga ke Amerika Serikat," kata petinggi Shanghai Dasheng, Wu Shengrong, kepada Pusat Informasi Internet China, sebuah portal web yang dikelola negara seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (15/5/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gugus Tugas COVID-19...
Gugus Tugas COVID-19 Jabar Gencarkan Patroli Masker di Pedesaan
Gubernur Jatim Bagikan...
Gubernur Jatim Bagikan 2 Juta Masker dari Presiden Jokowi di Pasar Surabaya
Rekomendasi
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Berita Terkini
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved