Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 : Kami Berharap Keajaiban, Meski Peluangnya Kecil
Minggu, 10 Januari 2021 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
Tidak ada pesan terakhir. Pada Sabtu (9/1/2021) Sekitar pukul 12.00 WIB, sebelum pesawat terbang, dia sempat mengabarkan kepada istrinya akan terbang pukul 13.00 WIB. Semua percakapan berlangsung normal. Tidak ada pesan, dan hal-hal yang istimewa.
Sampai akhirnya, pihak keluarga mendapat kabar terjadinya kecelakaan pesawat yang ditumpangi Riyon. Seketika, hati sang istri dan keluarga di Lubuklinggau hancur, remuk. Mereka pun pasrah dan menganggap ini kehendak Ilahi. (Baca juga; 34 Keluarga Penumpang dan Awak Sriwijaya Air Melapor ke Crisis Center Bandara Soetta )
"Kalau keajaiban itu ada, alhamdullilah. Tetapi kecil lah. Naik pesawat kan sama saja masuk ke peti mati," paparnya. (Baca juga; Duka Keluarga Pramugari Sriwijaya Air: Temukan Anak Saya, Dalam Keadaan Apa Pun )
Saat ini, pihak keluarga besar di Lubuklinggau sudah mulai menggelar acara pengajian kecil di rumah, dan mendoakan Riyon. Malam ini juga ada pengajian. Selanjutnya, keluarga akan melakukan mengecek ke RS Kramat Jati.
Sampai akhirnya, pihak keluarga mendapat kabar terjadinya kecelakaan pesawat yang ditumpangi Riyon. Seketika, hati sang istri dan keluarga di Lubuklinggau hancur, remuk. Mereka pun pasrah dan menganggap ini kehendak Ilahi. (Baca juga; 34 Keluarga Penumpang dan Awak Sriwijaya Air Melapor ke Crisis Center Bandara Soetta )
"Kalau keajaiban itu ada, alhamdullilah. Tetapi kecil lah. Naik pesawat kan sama saja masuk ke peti mati," paparnya. (Baca juga; Duka Keluarga Pramugari Sriwijaya Air: Temukan Anak Saya, Dalam Keadaan Apa Pun )
Saat ini, pihak keluarga besar di Lubuklinggau sudah mulai menggelar acara pengajian kecil di rumah, dan mendoakan Riyon. Malam ini juga ada pengajian. Selanjutnya, keluarga akan melakukan mengecek ke RS Kramat Jati.
(wib)
Lihat Juga :