Ayah Pilot NAM Air Dapat Firasat, Keluarga Berharap Ada Mukjizat
Minggu, 10 Januari 2021 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Korban Sriwijaya Air, Rahmania Ekananda dan 2 Anaknya Sempat Liburan Tahun Baru di Kediri)
Suasana duka terlihat di rumah ini. Kerabat dan saudara mendatangi dan menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut. Inda Gunawan, kakak pertama korban mengaku mendapat kabar mengagetkan ini dari kerabatnya di Jakarta.
(Baca juga: Nahas 6 Kru NAM Air Ikut Sriwijaya Air SJ 182, Jadwal Terbang Hari Ini)
"Kami mendapatkan informasi dari keluarga di Jakarta, awalnya tidak percaya karena adik saya itu Pilot NAM air dan biasanya mengabarkan kalau terbang. Hampir tiap hari beliau telepon atau video call dengan ayah saya. Bahkan sempat meminta ayah untuk ke Jakarta hari Rabu kemarin, namun karena kondisi COVID-19 maka ditunda," jelas Inda Gunawan, Minggu (10/1/2021).
Dia menambahkan, sampai sekarang keluarga masih berharap ada mukjizat dan diberikan yang terbaik untuk adik bungsunya itu.
Sementara, ayah Kapten Didik, Roeslani (79) mendapat firasat sebelum musibah terjadi, yakni sudah beberapa hari ingin ketemu putranya. "Sampai sekarang ayah kami, belum diberitau kejadian memilukan ini karena sudah tua dan sakit," jelasnya.
Suasana duka terlihat di rumah ini. Kerabat dan saudara mendatangi dan menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut. Inda Gunawan, kakak pertama korban mengaku mendapat kabar mengagetkan ini dari kerabatnya di Jakarta.
(Baca juga: Nahas 6 Kru NAM Air Ikut Sriwijaya Air SJ 182, Jadwal Terbang Hari Ini)
"Kami mendapatkan informasi dari keluarga di Jakarta, awalnya tidak percaya karena adik saya itu Pilot NAM air dan biasanya mengabarkan kalau terbang. Hampir tiap hari beliau telepon atau video call dengan ayah saya. Bahkan sempat meminta ayah untuk ke Jakarta hari Rabu kemarin, namun karena kondisi COVID-19 maka ditunda," jelas Inda Gunawan, Minggu (10/1/2021).
Dia menambahkan, sampai sekarang keluarga masih berharap ada mukjizat dan diberikan yang terbaik untuk adik bungsunya itu.
Sementara, ayah Kapten Didik, Roeslani (79) mendapat firasat sebelum musibah terjadi, yakni sudah beberapa hari ingin ketemu putranya. "Sampai sekarang ayah kami, belum diberitau kejadian memilukan ini karena sudah tua dan sakit," jelasnya.
Lihat Juga :