Hasil Covid-19 Lebih Cepat, Sumut Segera Miliki Laboratorium PCR

Jum'at, 17 April 2020 - 09:13 WIB
loading...
Hasil Covid-19 Lebih...
Hasil Covid-19 Lebih Cepat, Sumut Segera Miliki Laboratorium PCR. Foto/Humas Pemprov Sumut
A A A
MEDAN - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) segera memiliki 2 laboratorium yang bisa menguji spesimen Covid-19 dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), sehingga penentuan seseorang positif atau negatif Covid-19 bisa lebih cepat diketahui hasilnya.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah saat memberikan keterangan pers di Media Center Gugus Tugas Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (16/4/2020). (Baca juga : Pemkab Simalungun Distribusikan 1.324 Paket Sembako di 8 Desa Terdampak Covid 19 )

Dua laboratorium yang sedang dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tersebut ada di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara dan Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik. “Sejalan dengan pemerintah pusat yang saat ini menargetkan tes Covid-19 dengan jumlah 10.000 spesimen per hari yang menggunakan metode PCR atau yang lebih kita kenal dengan metode pengambilan SWAB,” kata Aris dikutip[ dari laman Sumutprov.go.id.

Metode tersebut, memiliki akurasi yang lebih tinggi ketimbang menggunakan Rapid Test. Jika laboratorium di Sumut sudah beroperasi, maka spesimen tidak lagi dikirim ke Badan Penilitian Pengembangan Kementerian Kesehatan di Jakarta. Sehingga hasil pengujian tidak memakan waktu yang lama.

“Pemprov Sumut akan bekerja sama dengan Rumah Sakit USU menyiapkan lab pemeriksaan PCR di Sumut. Dalam waktu dekat kita sudah bisa memeriksa spesimen secara mandiri di Sumut. Akurasinya Insya Allah sama dengan akurasi pemeriksaan di Balitbang Kemenkes Jakarta,” ujar Aris.

Sejak awal, Pemprov Sumut telah menunjukan keseriusannya menangani Covid-19 mulai dari menyampaikan seruan kepada masyarakat hingga pengusaha, menyiapkan rumah sakit darurat rujukan hingga mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) ke kabupaten/kota. Meski begitu, Aris mengatakan kunci pemutusan rantai penyebaran Covid-19 bukan hanya ada di fasilitas kesehatan, namun juga dilihat dari seberapa banyak peran masyarakat mencegah terjadinya penyebaran.

Menurutnya saat ini masih terjadi penularan di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dari perkembangan terbaru Covid-19 di Sumut per tanggal 16 April 2020 pukul 17.00 WIB, jumlah PDP dirawat 139 orang, positif 103 dengan rincian melalui rapid test sebanyak 24 orang dan metode PCR atau swab test sebanyak 79 orang. Sedangkan yang sembuh berjumlah 12 orang dan meninggal sebanyak 10 orang.

“Kapasitas fasilitas kesehatan tidak ada artinya kalau kita semua menjadi sakit. Kapasitas tidak akan bermanfaat manakala semuanya menjadi sakit. Oleh karena itu mari kita sama-sama untuk terus menjaga,” kata Aris.

Oleh sebab itu, Aris sekali lagi mengajak masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan. Mulai dari menghindari keramaian, kontak langsung dengan orang lain hingga mencuci tangan. Masyarakat juga diminta menjaga kesehatan dan makan makanan yang bergizi. “Hindari keramaian, ini jadi kunci. Kita tidak tahu siapa yang ada di sekitar kita yang sakit,” kata Aris.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Bobby Nasution Sambut...
Bobby Nasution Sambut Pangdam I/BB, Pastikan Sumut Gerak Cepat Tanggulangi Bencana
Pemprov Sumut Luncurkan...
Pemprov Sumut Luncurkan FYP 2025, Dorong 1.700 UMKM Naik Kelas dan Go Digital MEDAN
Listrik Tapteng Ditargetkan...
Listrik Tapteng Ditargetkan Normal Jumat, Gubernur Bobby Nasution Gelar Rapat Darurat dengan Menteri ESDM
Gubsu Bobby Nasution...
Gubsu Bobby Nasution Upayakan Pembukaan Akses Tukka yang Terisolasi Akibat Longsor di Tapteng
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved