Ketahanan Pangan Cimahi Rentan, Kebutuhan Beras Bergantung Pasokan dari Luar
Jum'at, 08 Januari 2021 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, target tahun ini panen beras di Kota Cimahi masih sama yakni hanya 1.679,16 ton. Tidak dinaikannya target produksi padi tersebut dikarenakan adanya wabah COVID-19. Supaya hasil panen bisa melebihi target, pihaknya melakukan sejumlah upaya. (Baca juga: Serius Tangani Bansos Beras, Mensos Cek Kesiapan Stok Beras di Bulog Cimindi)
Di antaranya bekerja sama dengan para penyuluh di Kota Cimahi. Seperti menyarankan petani untuk menggunakan jamu organik biogro seperti yang sudah digunakan di beberapa lahan pertanian. Berkat penggunaannya hasil panen bisa meningkat sampai 100%. "Contohnya di Ciseupan, awalnya hasil panen hanya sekitar 4,1 ton/hektare gabah kering, setelah pake jamu itu naik jadi 8,3 ton/hektare," ucapnya.
Upaya lain yang dilakukan adalah, penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB), penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo, pemakaian pupuk berimbang. Kemudian penggunaan alat mesin pertanian secara optimal, pengendalian hama dan penyakit tanaman hingga panen tepat waktu. "Kami berharap meski lahan pertanian di Cimahi sedikit tapi hasil panennya bisa maksimal,"
Di antaranya bekerja sama dengan para penyuluh di Kota Cimahi. Seperti menyarankan petani untuk menggunakan jamu organik biogro seperti yang sudah digunakan di beberapa lahan pertanian. Berkat penggunaannya hasil panen bisa meningkat sampai 100%. "Contohnya di Ciseupan, awalnya hasil panen hanya sekitar 4,1 ton/hektare gabah kering, setelah pake jamu itu naik jadi 8,3 ton/hektare," ucapnya.
Upaya lain yang dilakukan adalah, penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB), penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo, pemakaian pupuk berimbang. Kemudian penggunaan alat mesin pertanian secara optimal, pengendalian hama dan penyakit tanaman hingga panen tepat waktu. "Kami berharap meski lahan pertanian di Cimahi sedikit tapi hasil panennya bisa maksimal,"
(don)
Lihat Juga :