Ketahanan Pangan Cimahi Rentan, Kebutuhan Beras Bergantung Pasokan dari Luar
Jum'at, 08 Januari 2021 - 19:27 WIB
loading...
Salah satu kawasan persawahan di Kota Cimahi yang semakin terdesak oleh pembangunan, sehingga berdampak pada minimnya produksi padi dan harus mendatangkan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan warga. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A
A
A
CIMAHI - Kebutuhan konsumsi beras warga Kota Cimahi yang mencapai 553.755 jiwa, tidak mampu tercover oleh hasil panen petani lokal. Akibatnya Kota Cimahi memiliki ketergantungan yang besar terhadap pasokan beras dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan warganya.
"Hasil panen padi di Cimahi hanya sekitar 4% dari total kebutuhan seluruh warga. Untuk sisanya disuplai dari luar daerah seperti daerah-daerah tetangga," kata Kabid Pertanian, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari, Jumat (8/1/2021). (Baca juga: Jelang Penyaluran Bansos Beras, Mensos Sidak ke Gudang Bulog di Cimahi)
Dia menyebutkan, hasil panen padi di Kota Cimahi tahun 2020 hanya mencapai 18.358 ton Gabah Kering Giling (GKG). Produksi padi itu didapat dari 137,14 hektare lahan pertanian sawah yang masih tersisa di Kota Cimahi.
Seperti di wilayah Cimahi Utara ada sekitar 85 hektare dengan hasil panen gabah kering 940,814 ton. Lalu di Kecamatan Cimahi Tengah dengan luas lahan 8 hektare, hasil panennya 44,36 ton, serta di Kecamatan Cimahi Selatan ada 47 hektare dengan hasil panen 850,626 ton.
"Sebenarnya produksi padi tahun 2020 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2019 yang hanya 18.084 ton. Tapi tetap saja masih minus kalau untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Cimahi," tuturnya.
"Hasil panen padi di Cimahi hanya sekitar 4% dari total kebutuhan seluruh warga. Untuk sisanya disuplai dari luar daerah seperti daerah-daerah tetangga," kata Kabid Pertanian, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari, Jumat (8/1/2021). (Baca juga: Jelang Penyaluran Bansos Beras, Mensos Sidak ke Gudang Bulog di Cimahi)
Dia menyebutkan, hasil panen padi di Kota Cimahi tahun 2020 hanya mencapai 18.358 ton Gabah Kering Giling (GKG). Produksi padi itu didapat dari 137,14 hektare lahan pertanian sawah yang masih tersisa di Kota Cimahi.
Seperti di wilayah Cimahi Utara ada sekitar 85 hektare dengan hasil panen gabah kering 940,814 ton. Lalu di Kecamatan Cimahi Tengah dengan luas lahan 8 hektare, hasil panennya 44,36 ton, serta di Kecamatan Cimahi Selatan ada 47 hektare dengan hasil panen 850,626 ton.
"Sebenarnya produksi padi tahun 2020 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2019 yang hanya 18.084 ton. Tapi tetap saja masih minus kalau untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Cimahi," tuturnya.
Lihat Juga :