Komentari Aksi Blusukan Risma, Cuitan Tsamara PSI Diserbu Warganet
Jum'at, 08 Januari 2021 - 16:03 WIB
loading...
Ketua DPP PSI, Tsamara Amany, melalui akun twitternya, @TsamaraDKI, mengomentar polemik blusukan yang dilakukan Mensos Tri Rismaharini, Jumat (8/1/2020). Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP PSI Tsamara Amany, melalui akun Twitternya, @TsamaraDKI, mengomentar polemik blusukan yang dilakukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharin i, Jumat (8/1/2020).
“Heran. Orang blusukan kok dibuat ruwet. Setiap pejabat publik punya caranya masing-masing dalam memimpin. Kalau cara bu Risma adalah blusukan, ya itu bagus & layak didukung. Berinteraksi langsung dengan warga tak kalah penting,” cuitnya.
Kontan, bukan mendapatkan simpatik cuitan Tsamara malah mendapat serangan. Sebagian nitizen mengakui tidak mempedulikan soal blusukan Risma. Selain dinilai peduli, blusukan Risma juga dianggap mampu menjadi sarana komunikatif antara masyarakat dan pemerintah. (Baca juga: Blusukannya di Jakarta Bikin Heboh, Risma Bantah Ada Settingan)
Namun, netizen menyayangkan aksi blusukan ini ternoda setelah dua pengemis yang ada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, disebut peran pengganti. Blusukan Risma dinilai hanya sandiwara mencari empati masyarakat.
“Jangan pura2 pintar neng, jgan sok2an cerdas dgn mengaburkan subtansi, yang diributkan itu Krn seperti di gambar,” balas pemilik akun @faroq_abusiri sembari memposting poto sandiwara blusukan Risma. (Baca juga: #RismaRatuDrama Jadi Trending Topic, Netizen: Drakor = Drama Kotor)
“Kalau murni blusukan bagus, kl ini pakai ada aktor pembantu teus ketauan bukan gelandangan yg sebenarnya dan itu kader pdip trus itu namanya apa? Kl bukan pencitraan yg ketahuan,” komentar @akbar_zaiful.
“Heran. Orang blusukan kok dibuat ruwet. Setiap pejabat publik punya caranya masing-masing dalam memimpin. Kalau cara bu Risma adalah blusukan, ya itu bagus & layak didukung. Berinteraksi langsung dengan warga tak kalah penting,” cuitnya.
Kontan, bukan mendapatkan simpatik cuitan Tsamara malah mendapat serangan. Sebagian nitizen mengakui tidak mempedulikan soal blusukan Risma. Selain dinilai peduli, blusukan Risma juga dianggap mampu menjadi sarana komunikatif antara masyarakat dan pemerintah. (Baca juga: Blusukannya di Jakarta Bikin Heboh, Risma Bantah Ada Settingan)
Namun, netizen menyayangkan aksi blusukan ini ternoda setelah dua pengemis yang ada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, disebut peran pengganti. Blusukan Risma dinilai hanya sandiwara mencari empati masyarakat.
“Jangan pura2 pintar neng, jgan sok2an cerdas dgn mengaburkan subtansi, yang diributkan itu Krn seperti di gambar,” balas pemilik akun @faroq_abusiri sembari memposting poto sandiwara blusukan Risma. (Baca juga: #RismaRatuDrama Jadi Trending Topic, Netizen: Drakor = Drama Kotor)
“Kalau murni blusukan bagus, kl ini pakai ada aktor pembantu teus ketauan bukan gelandangan yg sebenarnya dan itu kader pdip trus itu namanya apa? Kl bukan pencitraan yg ketahuan,” komentar @akbar_zaiful.

Lihat Juga :