Pelacuran Tertua di Jakarta: Macao Po, Gang Mangga, Gang Hauber hingga Kramat Tunggak

Jum'at, 08 Januari 2021 - 07:10 WIB
loading...
A A A
Hingga pada zaman Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, lokalisasi liar digusur dan akhirnya dilokalisir di suatu tempat hingga tertata dan tidak lagi menjajakan diri secara liar. Semuanya dilokalisir di kawasan lokalisasi Kramat Tunggak, Jakarta Utara. Apa yang dilakukan Bang Ali memang mendapatkan banyak tentangan dari berbagai pihak. Namun, sikap cuek Bang Ali membuat para pelacur tidak berkeliaran secara bebas dan menjadi dapat ditata dengan baik. Pelacur juga diawasi dan mudah dibina.

Kemudian, pada tahun 1970-1980-an Kramat Tunggak terus berkembang. Luas lokalisasi mencapai 12 hektare. Jumlah pelacur yang terdata mencapai 2.000 orang. Bahkan, Kramat Tunggak menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Hingga di era Gubernur Sutiyoso atau tahun 1999 Kramat Tunggak ditutup secara permamen dan sekarang menjadi Islamic Center. Akibat ditutupnya Kramat Tunggak, wanita yang biasa menjajakan tubuhnya di lokalisasi tidak memiliki tempat hingga wanita malam kembali berkeliaran di jalan-jalan. Banyak dari mereka menjadi pemijat atau pemandu lagu guna menyamarkan praktik prostitusi.

Dan, hingga kini pelacuran tetap menjadi bisnis terlarang di Ibu kota. Aparat mulai dari Satpol PP hingga kepolisian pun selalu melakukan razia untuk menghilangkan bisnis haram tersebut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved