Positif Corona di Jateng Meningkat, Dewan Desak Pemprov Lebih Tegas
Kamis, 14 Mei 2020 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Hal lain yang perlu diantisipasi adalah peningkatan aktivitas di pasar tradisional menjelang Lebaran. “Kan sudah diprediksi kalau Mei ini jadi puncak penyebaran COVID-19. Harusnya bisa diantisipasi. Kalau pasarnya penuh dan banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan, upaya pembatasan bisa gagal," ujarnya.
Hingga Kamis (14/5/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Jateng mencapai 1.108. Sementara jumlah Pasien dalam Pengawasan tembus 4.137.
Ditanya wacana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh Pulau Jawa, pihaknya menyatakan tidak sepakat PSBB diterapkan di Jateng. Sebab, pemerintah kabupaten/kota tidak memiliki kemampuan yang sama dalam mengcover kebutuhan warganya.
“Kemampuan pemerintah kabupaten/kota di Jateng berbeda beda. Intinya kalau harus mencover seluruh kebutuhan masyarakatnya saya rasa berat,” tandasnya.
Masing masing daerah, lanjutnya, memiliki karakteristik persoalan yang berbeda-beda sehingga penanganannyapun juga berbeda beda.
Hingga Kamis (14/5/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Jateng mencapai 1.108. Sementara jumlah Pasien dalam Pengawasan tembus 4.137.
Ditanya wacana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh Pulau Jawa, pihaknya menyatakan tidak sepakat PSBB diterapkan di Jateng. Sebab, pemerintah kabupaten/kota tidak memiliki kemampuan yang sama dalam mengcover kebutuhan warganya.
“Kemampuan pemerintah kabupaten/kota di Jateng berbeda beda. Intinya kalau harus mencover seluruh kebutuhan masyarakatnya saya rasa berat,” tandasnya.
Masing masing daerah, lanjutnya, memiliki karakteristik persoalan yang berbeda-beda sehingga penanganannyapun juga berbeda beda.
Lihat Juga :