Presiden Jokowi Minta Gubernur Divaksinasi Pertama, Ganjar: Saya Siap!
Rabu, 06 Januari 2021 - 13:43 WIB
loading...
Presiden Minta Gubernur Divaksinasi Pertama, Ganjar: Saya Siap!. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan siap menjadi yang pertama divaksinasi di Jawa Tengah. Hal itu merespons arahan Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas bersama menteri dan gubernur, Rabu (6/1/2021).
Dalam rapat itu, Jokowi meminta seluruh daerah mempersiapkan dengan matang rencana vaksinasi agar masyarakat tidak ragu, maka pemimpin daerah diminta memberikan contoh.
"Setelah nanti saya disuntik vaksin, saya minta di daerah orang yang pertama disuntik adalah gubernur didampingi tenaga kesehatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Jadi misalnya hari ini saya disuntik, besoknya giliran seluruh gubernur," kata Jokowi.
Ganjar menegaskan siap menjadi yang pertama divaksinasi di Jawa Tengah. Menurutnya, hal itu dapat memberikan contoh pada masyarakat sehingga mereka semakin yakin.
"Saya kira perintah presiden bagus, akan bisa menjadi contoh. Saya siap. Siaplah, mosok ora siap (masa tidak siap). Presiden saja siap kok. Ya, memang tadi presiden memberikan catatan menunggu izin dari BPOM, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa keluar," katanya.
Dalam rapat itu, Jokowi meminta seluruh daerah mempersiapkan dengan matang rencana vaksinasi agar masyarakat tidak ragu, maka pemimpin daerah diminta memberikan contoh.
"Setelah nanti saya disuntik vaksin, saya minta di daerah orang yang pertama disuntik adalah gubernur didampingi tenaga kesehatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Jadi misalnya hari ini saya disuntik, besoknya giliran seluruh gubernur," kata Jokowi.
Ganjar menegaskan siap menjadi yang pertama divaksinasi di Jawa Tengah. Menurutnya, hal itu dapat memberikan contoh pada masyarakat sehingga mereka semakin yakin.
"Saya kira perintah presiden bagus, akan bisa menjadi contoh. Saya siap. Siaplah, mosok ora siap (masa tidak siap). Presiden saja siap kok. Ya, memang tadi presiden memberikan catatan menunggu izin dari BPOM, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa keluar," katanya.
Lihat Juga :