Sidang Praperadilan, Pengacara Habib Rizieq: Apa Kita Berkerumun Itu Penghasutan?

Selasa, 05 Januari 2021 - 19:41 WIB
loading...
Sidang Praperadilan,...
Sidang kedua praperadilan penetapan tersangka Habib Rizieq Shihab di PN Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2021). Foto: SINDOnews/Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Pengacara Habib Rizieq Shihab, Amalsyah Hanafiah mempertanyakan poin yang dijadikan landasan penyelidikan dalam kasus kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Salah satu poin yang disampaikan polisi di persidangan praperadilan kedua pada Selasa (5/1/2021), Habib Rizieq disangka melakukan penghasutan atau mengajak masyarakat untuk berkerumun. Dia heran mengapa penghasutan itu dikaitkan dengan ajakan berkerumun yang mana berkerumun bukanlah suatu tindak pidana. (Baca juga:Sidang Praperadilan Habib Rizieq, Polisi Sebutkan Poin-Poin Penghasutan)

"Soal berkerumun, apa kita berkerumun itu penghasutan? Kan Pasal 160 itu menghasut orang untuk berbuat pidana bukan menghasut orang untuk berkerumun. Bahasanya itu kita bahas unsur untuk Pasal 160 yang digunakan alasan menahan Habib Rizieq," ujar Amalsyah, Selasa (5/1/2021).

Dia mengatakan, polisi juga menyebutkan kalau kerumunan itu didukung dengan fakta yang ada seperti pemasangan tenda. Adapun persoalan pemasangan tenda, dia heran mengapa polisi menganggap itu merupakan sebuah landasan pidana pula.

"Jadi masang tenda panjang merupakan tindak pidana? Tenda itu mitigasi dari langkah panitia supaya tak ada kerumunan atau bisa diterapkannya protokol kesehatan, diatur kursinya jarak-jarak jauh. Makanya jadi panjang, begitu," ucapnya. (Baca juga:Polisi Minta Hakim Tak Kabulkan Permohonan Praperadilan Habib Rizieq Shihab)

Adapun pengacara Habib Rizieq sejatinya telah memberikan tanggapan atas jawaban permohonan praperadilan dari penyidik Polda Metro Jaya dalam persidangan praperadilan. Namun, polisi tetap bersikeras pada jawabannya tersebut. Sidang bakal dilanjutkan besok, Rabu 6 Januari 2021 dengan agenda pembuktian.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Sikapi Putusan Praperadilan...
Sikapi Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Polda Metro Jaya Bakal Koordinasi dengan Oditur Militer
Rekomendasi
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Cut Meyriska dan Roger...
Cut Meyriska dan Roger Danuarta Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Imbas Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Infografis
Hanya Dapat 50 Rudal...
Hanya Dapat 50 Rudal ATACMS, Zelensky: Kita Akan Kalah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved