Kota Bekasi Alokasi Dana Rp175 Miliar untuk Penanggulangan Covid-19

Selasa, 05 Januari 2021 - 14:15 WIB
loading...
Kota Bekasi Alokasi...
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.Foto/SINDOnews/Dok
A A A
BEKASI - Kota Bekasi tak main–main dalam menangani wabah corona di wilayahnya, tahun ini Pemkot Bekasi mengalokasikan anggaran tak terduga sebesar Rp175 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Selain untuk kebutuhan Covid-19 , anggaran tersebut juga diperuntukan jika terjadi bencana alam.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, anggaran sebesar itu sudah siap digunakan untuk keperluan mendesak kebutuhan Covid-19 maupun bencana.”Uangnya sudah tersedia, untuk kebutuhan tidak terduga seperti bencana alam maupun kebutuhan penanganan wabah corona,” kata Rahmat di Stadion Patriot Chandrabaga, Selasa (5/1/2021).

Menurut dia, anggaran ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu sebesar Rp140 miliar. Tahun lalu, dana tidak terduga digunakan untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid 19 hingga pelaku usaha kecil di luar data Kementerian Sosial.”Jadi tahun ini fokus untuk Covid-19 dan bencana alam,” ujarnya. (Baca: Kabupaten Bekasi Tunda Belajar Tatap Muka untuk Seluruh Sekolah)

Rahmat menjelaskan, berdasarkan pemetaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekarang berada di zona oranye atau memiliki risiko sedang. Sementara itu, jumlah kasus secara kumulatif sudah mencapai 16.009. Untuk kasus sembuh mencapai 15.108. Dengan angka itu, dia mengklaim bahwa presentase kesembuhan tinggi yaitu mencapai 94,66 persen.

Kemudian untuk angka kematiannya berada di posisi 1,71 persen meski ada kenaikan dari sebelumnya sebesar 1,3 persen saja. Sementara sebanyak 11.281 orang dengan usia produktif di Kota Bekasi tercatat telah terkonfirmasi Covid-19 sejak Maret 2020 hingga saat ini. Kasus terkonfirmasi sebesar 70 persen dari total sebanyak 16.009 kasus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved