Mengaku Sebagai Wali Kota Salatiga, 5 Napi Lapas Madiun Tipu Warga Jutaan Rupiah

Senin, 04 Januari 2021 - 09:43 WIB
loading...
Mengaku Sebagai Wali...
Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat saat memaparkan kasus penipuan yang dilakukan napi Lapas Madiun dengan modus ngaku wali kota. Foto/iNews/Angga Rosa
A A A
SALATIGA - Berada di balik jeruji besi, dan tembok tebal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, Jawa Timur, tidak juga membuat lima orang narapidana (Napi) kasus narkoba ini jera.

(Baca juga: Kejari Gresik Janji Eksekusi Terpidana Anggota DPRD Nasdem )

Mereka kembali berulah, dan behasil menipu warga Salatiga , serta Kabupaten Semarang dari balik jeruji besi. Dengan mengaku sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga , komplotan penipu itu sukses meraup uang jutaan rupiah dari para korban.

Pelaku penipuan adalah, Adi Rahman Saleh (29) warga Jalan Muharto, Kota Malang; Iskandar Zulkarnaen ( 41) warga Jalan Meranti Batuampar, Balikpapan; Yeri Sitinjak (23) warga Jalan Karangan, Surabaya; serta Aris Susanto dan Erik Kasmayadi keduanya warga Mojokerto, Jawa Timur.



Tindak kejahatan komplotan penipuan itu, terbongkar setelah korban Pursini, warga Jalan Imam Bonjol Salatiga melapor ke Polres Salatiga . Dalam penyidikan, terkuak bahwa komplotan penjahat yang beraksi dari dalam penjara itu, juga menipu Abdul Aziz warga Beringin, Kabupaten Semarang.

"Pengungkapan kasus penipuan ini berawal dari laporan korban Pursini yang melapor bahwa dirinya ditipu oleh orang yang mengaku sebagai Wali Kota Salatiga," kata Kapolres Salatiga , AKBP Rahmad Hidayat, Senin (4/1/2021).

(Baca juga: Warga Banyuwangi Gempar, Ada Penampakan 'Jokowi' di Kebun Buah Naga )

Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mendapat petunjuk bahwa aksi penipu itu dilakukan oleh orang yang berada di daerah Madiun. Setelah mengetahui keberadaan para tersangka yang ternyata berada di dalam Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, polisi langsung melakukan penangkapan.

Dari para tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang butki hasil penipuan yaitu, uang Rp3 juta yang disimpan di saldo BCA atas nama Nita Antiani. Tabungan tersebut disita dari salah satu tersangka. Kini para tersangka ditahan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun lantaran masih menjalani masa hukuman.

(Baca juga: Jatuh ke Jurang di Lereng Gunung Rinjani, Pendaki Asal Surabaya Ditemukan Tak Bernyawa )

Rahmad menjelaskan, modus yang dipakai oleh para pelaku dalam melancarkan aksi penipuannya yaitu mengaku sebagai Wali Kota Salatiga , serta juga Wakil Wali Kota Salatiga . Kemudian mereka meminta sejumlah uang kepada korban dengan dalih untuk membantu yayasan.

"Para pelaku penipuan tersebut rata-rata merupakan tahanan yang tersangkut kasus narkoba. Mereka kita jerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Lurah Kalisari dan Kasubdin...
Lurah Kalisari dan Kasubdin Bakal Diperiksa Kasus Pengaduan Parkir Liar Dibalas dengan Foto Editan AI
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Davina Karamoy Penuhi...
Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved