Kisah Jenazah Covid-19 yang Nyaris Tertukar di RSUD Bogor
Minggu, 03 Januari 2021 - 20:58 WIB
loading...
Sebuah video keluarga pasien yang kecewa dengan pelayanan RSUD Kota Bogor menangani jenazah Covid-19 beredar melalui WhatsApp. Foto: Ist/potongan gambar dalam video
A
A
A
BOGOR - Sebuah video keluarga pasien yang kecewa dengan pelayanan RSUD Kota Bogor menangani jenazah Covid-19 beredar melalui WhatsApp. Bahkan, jenazah keluarga pasien itu nyaris tertukar.
Dalam video berdurasi 49 detik yang diterima Okezone terlihat suasana belakang RSUD Kota Bogor. Terdengar suara perempuan perekam video melontarkan kekecewaanya terhadap rumah sakit yang menangani jenazah anggota keluarganya sambil berjalan menuju ruang instalasi forensik. (Baca juga: Pecah Rekor 57 Per Hari, Sudah 4.000 Jenazah COVID-19 Dimakamkan di TPU Tegal Alur)
"Ini benar-benar sudah parah ya. Ini mamah saya sudah meninggal dari jam 12 malam sampai sekarang belum dibawa. Terus salah ngambil pasien lagi," cetus perempuan dalam video singkat tersebut.
Dikonfirmasi, anak dari sang ibu berinisial D membenarkan kejadian dalam video yang beredar tersebut. Video itu terjadi setelah ibunya meninggal pada Rabu 30 Desember 2020 lalu.
"Intinya mamah saya meninggal hari Rabu 30 Desember jam 00.05 WIB. Jenazah mamah saya sampai jam 10 pagi baru bisa diambil dari rumah sakit. Sedangkan jenazah tidak boleh lebih dari 4 jam ya itu pun ada insiden ketuker jenazahnya," kata D saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (3/1/2021).
Ketika itu, pihak rumah sakit tidak mengizinkan keluarga melihat jenazah karena terkait status terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, entah kenapa keluarga merasa ingin sekali melihatnya.
"Akhirnya sampai humasnya datang boleh dilihat. Setelah dilihat ternyata bukan jenazah mamah saya, tapi laki-laki berkumis. Mamah saya belum diurus, mamah saya masih di ruang isolasi," ungkapnya.
Dalam video berdurasi 49 detik yang diterima Okezone terlihat suasana belakang RSUD Kota Bogor. Terdengar suara perempuan perekam video melontarkan kekecewaanya terhadap rumah sakit yang menangani jenazah anggota keluarganya sambil berjalan menuju ruang instalasi forensik. (Baca juga: Pecah Rekor 57 Per Hari, Sudah 4.000 Jenazah COVID-19 Dimakamkan di TPU Tegal Alur)
"Ini benar-benar sudah parah ya. Ini mamah saya sudah meninggal dari jam 12 malam sampai sekarang belum dibawa. Terus salah ngambil pasien lagi," cetus perempuan dalam video singkat tersebut.
Dikonfirmasi, anak dari sang ibu berinisial D membenarkan kejadian dalam video yang beredar tersebut. Video itu terjadi setelah ibunya meninggal pada Rabu 30 Desember 2020 lalu.
"Intinya mamah saya meninggal hari Rabu 30 Desember jam 00.05 WIB. Jenazah mamah saya sampai jam 10 pagi baru bisa diambil dari rumah sakit. Sedangkan jenazah tidak boleh lebih dari 4 jam ya itu pun ada insiden ketuker jenazahnya," kata D saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (3/1/2021).
Ketika itu, pihak rumah sakit tidak mengizinkan keluarga melihat jenazah karena terkait status terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, entah kenapa keluarga merasa ingin sekali melihatnya.
"Akhirnya sampai humasnya datang boleh dilihat. Setelah dilihat ternyata bukan jenazah mamah saya, tapi laki-laki berkumis. Mamah saya belum diurus, mamah saya masih di ruang isolasi," ungkapnya.
Lihat Juga :