12 Penumpang di Terminal Leuwipanjang Gagal Berangkat karena Reaktif COVID-19
Minggu, 03 Januari 2021 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
Namun sejak Kamis (24/12/2020) hingga Sabtu (2/1/2021), kata Asep, jumlah calon penumpang yang menjalani tes rapid antigen telah melebihi target.
Sementara, tim Dishub dan Dinkes Kota Bandung menyiapkan 850 alat rapid test antigen. "Total sudah 792 calon penumpang yang dites. Dari 792 calon penumpang itu, 12 di antaranya reaktif," kata Asep, Minggu (3/1/2021).
Asep mengemukakan, 12 calon penumpang yang reaktif COVID-19 berasal dari kawasan Bandung Raya seperti Kota Cimahi, Soreang, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung.
"Sisa alat rapid test antigen akan dikembalikan ke dinas kesehatan atau digunakan untuk rapid test antigen bagi anggota dinas perhubungan. Sebab belum ada instruksi operasi rapid test antigen di Terminal Leuwipanjang dilanjutkan atau tidak," ujarnya.
Sementara, tim Dishub dan Dinkes Kota Bandung menyiapkan 850 alat rapid test antigen. "Total sudah 792 calon penumpang yang dites. Dari 792 calon penumpang itu, 12 di antaranya reaktif," kata Asep, Minggu (3/1/2021).
Asep mengemukakan, 12 calon penumpang yang reaktif COVID-19 berasal dari kawasan Bandung Raya seperti Kota Cimahi, Soreang, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung.
"Sisa alat rapid test antigen akan dikembalikan ke dinas kesehatan atau digunakan untuk rapid test antigen bagi anggota dinas perhubungan. Sebab belum ada instruksi operasi rapid test antigen di Terminal Leuwipanjang dilanjutkan atau tidak," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :