Naik Jet Khusus, 3 Menteri Jokowi Mendarat Mulus di Bandara Ngloram Blora

Minggu, 03 Januari 2021 - 11:45 WIB
loading...
Naik Jet Khusus, 3 Menteri Jokowi Mendarat Mulus di Bandara Ngloram Blora
Gubernur Ganjar Pranowo dan sejumlah menteri saat turun dari pesawat Hawker 900 XP. Foto/Ist.
A A A
BLORA - Pesawat jenis Hawker 900 XP yang membawa Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan rombongan sejumlah menteri Jokowi mendarat mulus di Bandara Ngloram Blora , Minggu (3/1/2020). Rombongan menteri itu di antaranya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Mensesneg Pratikno, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

(Baca juga: Naik Tipis, Bandara AP I Layani 102.541 Penumpang per Hari )

Ganjar bersama sejumlah menteri tersebut sengaja datang ke Blora , untuk melihat progres pembangunan bandara itu. Berangkat dari Bandara Ahmad Yani Semarang, Ganjar dan rombongan tiba di Bandara Ngloram Blora sekitar pukul 08.40 WIB. "Sudah bagus ya, sebentar lagi selesai dan bisa dioperasikan," kata Ganjar tak lama setelah turun dari pesawat.

(Baca juga : Kecelakaan Pesawat Tahun 2020 Turun, tapi Kematian Lebih Banyak )

Mereka kemudian meninjau foto-foto pembangunan bandara yang dimulai sejak 2019 lalu. Direktur Bandara Ngloram Blora , Nafhan Syahroni menerangkan, bahwa pembangunan Bandara Ngloram Blora ditargetkan selesai tahun ini.

(Baca juga : Libur Akhir Pekan Sandi Uno Pilih Ngobrol dengan Mantan Menparekraf, Bahas Apa? )

"Progres pekerjaan kami sudah membangun landasan pacu 1500 meter dengan lebar 30 meter. Pembangunan taxiway dan apron juga sudah selesai dibangun. Terminal sudah dalam proses dan progresnya sekitar 35 persen," kata Nafhan.

(Baca juga: Warga Tebo Gempar, Ada Pemuda 17 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jambu )

Beberapa pekerjaan lanjut dia akan diselesaikan tahun ini. Di antaranya menambah landasan pacu menjadi 1600 meter, terminal termasuk pemenuhan sarana-prasarana. "Tahun ini ditargetkan rampung 100 persen," jelasnya.

Ganjar mengatakan, pembangunan Bandara Ngloram Blora adalah mimpi yang lama sekali. Ia mengingat saat pertama datang ke lokasi itu, kondisinya mengenaskan. "Saya inget dulu saat makan opor di depan sana, dikasih tahu belakang ini bandaranya . Kemudian saya lihat kondisinya, wah ini bisa dikembangkan," katanya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1533 seconds (10.55#12.26)