Usai Pilkada, Seluruh Ketua PK Golkar se-Indramayu Sepakat Gelar Musda ke-10
Selasa, 29 Desember 2020 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa di antaranya kata Hilal, adalah munculnya klaim dukungan dari beberapa Pimpinan Kecamatan Golkar di Indramayu. Seperti PK Widasari, PK Terisi, dan PK Kecamatan Indramayu yang dikabarkan meminta agar Musda X yang digelar 16 Juli 2020 disahkan. (Baca: Kades dan Sekdes di Batanghari Jambi Diduga Korupsi Dana Desa Rp 500 Juta).
Menurut Hilal, setelah dirinya melakukan konfirmasi ke para PK tersebut,ternyata nama mereka dicatut saja. Mereka tidak memberikan statemen atau pernyataan seperti yang ramai di berbagai media, termasuk media sosial. "Setelah kami konfirmasi, mereka tidak pernah mengeluarkan statemen apapun terkait dengan pemberitaan yang kemarin ramai di media sosial. Jadi kami mensinyalir adanya pengkondisian opini dari pihak tertentu untuk mempengaruhi keputusan MP maupun DPP," ujar Hilal.
Hilal yang kini duduk sebagai anggota DPRD Jawa Barat ini menegaskan bahwa sampai saat ini dirinya masih menjadi Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu. Sedangkan Ketua Plt Golkar Kabupaten Indramayu dijabat oleh Arya Girinaya. Mereka masih menjabat sebagai pucuk pimpinan Partai Golkar di kabupaten tersebut.
"Jadi apapun keputusan, apapun kebijakan yang dikeluarkan oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu itu tentunya semua harus berpegang teguh, seluruh kader harus patuh dan tunduk terhadap perintah yang dikeluarkan oleh DPD Partai Golkar Indramayu. Kalau ada pengurus maupun kader partai tidak loyal pada kebijakan resmi ini, maka akan ada konsekuensinya," tegasnya. (Baca: Miris, Remaja Ini Nekat Bawa Lari dan Setubuhi Pacar di Rumah Kosong).
DijelaskanHilal, Partai Golkar Kabupaten Indramayu yang sah dibawah kepemimpinan Ketua Plt, Arya Girinaya, dan dirinya sebagai Plt Sekretaris. Kepengurusan mereka telah diperpanjang hingga Februari 2021. "Agenda kami, selain konsolidasi adalah menggelar Musda yang resmi untuk membentuk kepengurusan DPD yang definitif. Kami akan menunggu keputusan MP dan menyiapkan agenda berikutnya," jelas alumnus Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.
Menurut Hilal, setelah dirinya melakukan konfirmasi ke para PK tersebut,ternyata nama mereka dicatut saja. Mereka tidak memberikan statemen atau pernyataan seperti yang ramai di berbagai media, termasuk media sosial. "Setelah kami konfirmasi, mereka tidak pernah mengeluarkan statemen apapun terkait dengan pemberitaan yang kemarin ramai di media sosial. Jadi kami mensinyalir adanya pengkondisian opini dari pihak tertentu untuk mempengaruhi keputusan MP maupun DPP," ujar Hilal.
Hilal yang kini duduk sebagai anggota DPRD Jawa Barat ini menegaskan bahwa sampai saat ini dirinya masih menjadi Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu. Sedangkan Ketua Plt Golkar Kabupaten Indramayu dijabat oleh Arya Girinaya. Mereka masih menjabat sebagai pucuk pimpinan Partai Golkar di kabupaten tersebut.
"Jadi apapun keputusan, apapun kebijakan yang dikeluarkan oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu itu tentunya semua harus berpegang teguh, seluruh kader harus patuh dan tunduk terhadap perintah yang dikeluarkan oleh DPD Partai Golkar Indramayu. Kalau ada pengurus maupun kader partai tidak loyal pada kebijakan resmi ini, maka akan ada konsekuensinya," tegasnya. (Baca: Miris, Remaja Ini Nekat Bawa Lari dan Setubuhi Pacar di Rumah Kosong).
DijelaskanHilal, Partai Golkar Kabupaten Indramayu yang sah dibawah kepemimpinan Ketua Plt, Arya Girinaya, dan dirinya sebagai Plt Sekretaris. Kepengurusan mereka telah diperpanjang hingga Februari 2021. "Agenda kami, selain konsolidasi adalah menggelar Musda yang resmi untuk membentuk kepengurusan DPD yang definitif. Kami akan menunggu keputusan MP dan menyiapkan agenda berikutnya," jelas alumnus Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.
(nag)
Lihat Juga :