DPRD DKI Minta Pengembang Pinjamkan Apartemen untuk Isolasi Pasien Covid-19
Minggu, 27 Desember 2020 - 05:53 WIB
loading...
Wakil Ketua DPRD M. Taufik mendorong pengembang agar meminjamkan apartemen yang belum terjual ke Pemprov DKI untuk dijadikan lokasi isolasi mandiri bagi pasien Covid-19.Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD M. Taufik mendorong semua pihak untuk saling berkolaborasi guna melakukan penanggulangan pandemi Covid-19 di Ibu Kota. Taufik mendorong pengembang agar meminjamkan apartemen yang belum terjual ke Pemprov DKI untuk dijadikan lokasi isolasi mandiri bagi pasien Covid-19.
"Saya berharap pengembang di Jakarta, yang masih memiliki apartemen belum terjual, saya kira dengan sukarela harusnya menyerahkan atau meminjamkan apartemen itu untuk kepentingan perawatan yang terkena Covid di Jakarta," kata Taufik, Minggu (27/12/2020). (Baca juga: Ngeri! Mutan Baru Virus Corona Bisa Bikin RI 'Lockdown' Lagi)
Taufik menyoroti hampir penuhnya rumah sakit hingga lokasi isolasi untuk pasien Covid-19 di Jakarta. Dia memperkirakan sejumlah rumah sakit dan lokasi lainnya tempat isolasi mandiri akan penuh setelah Satgas Covid-19 mencatat hampir setiap harinya angka penularan Covid-19 sebesar 1.500-2.000 kasus. (Baca juga: Gawat, Rumah Sakit di Kota Bekasi Hampir Penuh Tangani Pasien COVID-19)
"Kalau ini kejadian terus berlangsung, saya yakin sarana untuk melakukan perawatan terhadap pasien Covid-19 itu tidak memadai. (Pasien) Covid tidak bisa ditaruh di selasar-selasar rumah sakit, karena itu saya berfikir bahwa, ini sebaiknya ada kolaborasi yang baik antara pemda dengan para pengembang di Jakarta," ujarnya. (Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Rumah Sakit di Ambang Kolaps)
"Saya berharap pengembang di Jakarta, yang masih memiliki apartemen belum terjual, saya kira dengan sukarela harusnya menyerahkan atau meminjamkan apartemen itu untuk kepentingan perawatan yang terkena Covid di Jakarta," kata Taufik, Minggu (27/12/2020). (Baca juga: Ngeri! Mutan Baru Virus Corona Bisa Bikin RI 'Lockdown' Lagi)
Taufik menyoroti hampir penuhnya rumah sakit hingga lokasi isolasi untuk pasien Covid-19 di Jakarta. Dia memperkirakan sejumlah rumah sakit dan lokasi lainnya tempat isolasi mandiri akan penuh setelah Satgas Covid-19 mencatat hampir setiap harinya angka penularan Covid-19 sebesar 1.500-2.000 kasus. (Baca juga: Gawat, Rumah Sakit di Kota Bekasi Hampir Penuh Tangani Pasien COVID-19)
"Kalau ini kejadian terus berlangsung, saya yakin sarana untuk melakukan perawatan terhadap pasien Covid-19 itu tidak memadai. (Pasien) Covid tidak bisa ditaruh di selasar-selasar rumah sakit, karena itu saya berfikir bahwa, ini sebaiknya ada kolaborasi yang baik antara pemda dengan para pengembang di Jakarta," ujarnya. (Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Rumah Sakit di Ambang Kolaps)

Lihat Juga :