Heboh Uang Rp94 Juta Jatuh Berceceran di Jalanan Bali, Ini Ceritanya
Kamis, 24 Desember 2020 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
Keperluannya adalah untuk menyetor uang hasil penjualan selama satu minggu ke perusahaan. Uang sejumlah Rp94.188.000 dengan pecahan yang bervariasi itu lalu dimasukkan ke tas dan dibawa anaknya.
Dalam perjalanan, Arendi dan anaknya sempat dua kali berhenti untuk beristirahat, yaitu di daerah Bedugul dan SPBU Baturiti. Setelah melanjutkan perjalan, korban baru tersadar tas yang dibawanya dalam kondisi terbuka dan uang puluhan juta telah raib.
Menurut Fahmi, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya warga yang sempat menemukan uang berceceran di jalanan dan pengendara yang saat kejadian melintas.
Saksi bahkan mengembalikan uang yang dipungutnya itu sebanyak Rp700.000. "Ada juga saksi yang melihat di lokasi terjadi kemacetan akibat warga dan pengendara berhenti memunguti uang itu," ungkap Fahmi.
Polisi juga telah melakukan rekonstruksi di lokasi tercecernya uang, yaitu di shortcut Bedugul hingga jalan raya Baturiti. "Kita juga sudah melakukan gelar perkara untuk mencocokkan keterangan korban dan sejumlah saksi, termasuk dari perwakilan perusahaan," ujar Fahmi.
Dalam perjalanan, Arendi dan anaknya sempat dua kali berhenti untuk beristirahat, yaitu di daerah Bedugul dan SPBU Baturiti. Setelah melanjutkan perjalan, korban baru tersadar tas yang dibawanya dalam kondisi terbuka dan uang puluhan juta telah raib.
Menurut Fahmi, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya warga yang sempat menemukan uang berceceran di jalanan dan pengendara yang saat kejadian melintas.
Saksi bahkan mengembalikan uang yang dipungutnya itu sebanyak Rp700.000. "Ada juga saksi yang melihat di lokasi terjadi kemacetan akibat warga dan pengendara berhenti memunguti uang itu," ungkap Fahmi.
Polisi juga telah melakukan rekonstruksi di lokasi tercecernya uang, yaitu di shortcut Bedugul hingga jalan raya Baturiti. "Kita juga sudah melakukan gelar perkara untuk mencocokkan keterangan korban dan sejumlah saksi, termasuk dari perwakilan perusahaan," ujar Fahmi.
(shf)
Lihat Juga :