Masyarakat Bersatu Padu Bangun Aceh Selatan
Rabu, 23 Desember 2020 - 18:29 WIB
loading...
Peringatan Hari Jadi Aceh Selatan Ke 75 Tahun 2020 digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Istiqamah Tapaktuan, Rabu (23/12) dihadiri Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran beserta unsur Fork
A
A
A
TAPAK TUAN - Peringatan Hari Jadi Aceh Selatan ke-75 tahun 2020 digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Istiqamah Tapaktuan, Rabu (23/12/2020) dihadiri Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran dan unsur Forkopimda beserta istri, kepala OPD beserta istri, tokoh masyarakat dan para undangan lainnya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
Bupati Aceh Selatan Tgk Amran mengatakan makna yang paling mendasar dari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk mengevaluasi sejauh mana uswatun hasanah yang melekat pada diri Rasulullah SAW dapat diteladani dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.
"Sungguh merupakan kerugian, apabila acara seperti ini tidak mampu mengubah perilaku kita ke arah yang lebih baik dari sebelumnya, baik dalam tataran ibadah secara vertikal maupun horizontal melalui peningkatan iman dan takwa serta semakin tingginya kesalehan sosial," paparnya.
Seiring dengan peringatan hari kelahiran junjungan Nabi besar Muhammad SAW, tambah Bupati, pada dasarnya mengajak manusia untuk menyimak kembali segala aspek kehidupan Rasulullah yang sejak kecil penuh dengan keteladanan. "Untuk itulah marilah kita bertafakur sampai sejauhmana kita dapat melaksanakan contoh tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari guna mewujudkan masyarakat Aceh Selatan yang baldhatun thoyyibatun wa’robbunghofur," papar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Tgk Amran mengajak semua yang hadir melakukan doa bersama memperingati hari jadi Kabupaten Aceh Selatan ke-75. Melalui momentum ini Tgk Amran berharap agar persatuan dan kesatuan terus dijaga antar warga masyarakat Aceh Selatan, sehingga nilai ukhuwah itu tidak untuk mewujudkan masyarakat Aceh Selatan yang madani, masyarakat yang taat kepada Allah, aman, bahagia dan sejahtra.
Bupati Aceh Selatan Tgk Amran mengatakan makna yang paling mendasar dari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk mengevaluasi sejauh mana uswatun hasanah yang melekat pada diri Rasulullah SAW dapat diteladani dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.
"Sungguh merupakan kerugian, apabila acara seperti ini tidak mampu mengubah perilaku kita ke arah yang lebih baik dari sebelumnya, baik dalam tataran ibadah secara vertikal maupun horizontal melalui peningkatan iman dan takwa serta semakin tingginya kesalehan sosial," paparnya.
Seiring dengan peringatan hari kelahiran junjungan Nabi besar Muhammad SAW, tambah Bupati, pada dasarnya mengajak manusia untuk menyimak kembali segala aspek kehidupan Rasulullah yang sejak kecil penuh dengan keteladanan. "Untuk itulah marilah kita bertafakur sampai sejauhmana kita dapat melaksanakan contoh tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari guna mewujudkan masyarakat Aceh Selatan yang baldhatun thoyyibatun wa’robbunghofur," papar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Tgk Amran mengajak semua yang hadir melakukan doa bersama memperingati hari jadi Kabupaten Aceh Selatan ke-75. Melalui momentum ini Tgk Amran berharap agar persatuan dan kesatuan terus dijaga antar warga masyarakat Aceh Selatan, sehingga nilai ukhuwah itu tidak untuk mewujudkan masyarakat Aceh Selatan yang madani, masyarakat yang taat kepada Allah, aman, bahagia dan sejahtra.
Lihat Juga :