Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Sekolah Tatap Muka di Denpasar Ditunda Maret 2021
Rabu, 23 Desember 2020 - 10:00 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
DENPASAR - Pelaksanaan sekolah tatap muka di Denpasar, Bali, ditunda pada Maret 2021. Hal itu karena masih tingginya kasus COVID-19.
"Berdasarkan berbagai pertimbangan dari pihak terkait, pembelajaran tatap muka kita tunda hingga Maret 2021," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Denpasar I Wayan Gunawan, Rabu (23/12/2020).
Dari hasil koordinasi dengan dinas kesehatan, dia menyebut tingkat penyebaran kasus COVID-19 di Denpasar masih sebesar 26,3%. Artinya, apabila dilakukan tes kepada 100 penduduk, maka sebanyak 26.3 persennya positif COVID-19.
(Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Banten Ditunda, Nekat Buka Bakal Kena Sanksi Pidana )
Angka itu dianggap masih mengkhawatirkan bagi anak-anak. "Bayangkan jika anak-anak positif COVID-19, mereka harus diisolasi atau masuk rumah sakit tanpa pendampingan, bagaimana kondisi psikis mereka. Sehingga kami mengutamakan kesehatan anak," imbuh Gunawan.
"Berdasarkan berbagai pertimbangan dari pihak terkait, pembelajaran tatap muka kita tunda hingga Maret 2021," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Denpasar I Wayan Gunawan, Rabu (23/12/2020).
Dari hasil koordinasi dengan dinas kesehatan, dia menyebut tingkat penyebaran kasus COVID-19 di Denpasar masih sebesar 26,3%. Artinya, apabila dilakukan tes kepada 100 penduduk, maka sebanyak 26.3 persennya positif COVID-19.
(Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Banten Ditunda, Nekat Buka Bakal Kena Sanksi Pidana )
Angka itu dianggap masih mengkhawatirkan bagi anak-anak. "Bayangkan jika anak-anak positif COVID-19, mereka harus diisolasi atau masuk rumah sakit tanpa pendampingan, bagaimana kondisi psikis mereka. Sehingga kami mengutamakan kesehatan anak," imbuh Gunawan.
Lihat Juga :