Gubernur Nova: Dunia Kerja Era 4.0 Butuh SDM Kreatif dan Inovatif
Senin, 21 Desember 2020 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengungkapkan, Pemerintah Aceh berkomitmen tinggi untuk terus menerus berupaya mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran yang saat ini masih menjadi persoalan besar di Bumi Serambi Mekah. Oleh karena itu, Gubernur mengajak para wisudawan untuk berkontribusi menyelesaikan permasalahan tersebut.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Nova mengungkapkan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, melalui pendekatan dan intervensi Anggaran Belanja dan Pendapatan Aceh, berbagai stimulus terus digencarkan guna merangsang tumbuhnya perekonomian daerah yang bermuara pada upaya pengentasan kemiskinan di Aceh.
“Berdasarkan data BPS pada bulan Maret 2020, angka kemiskinan di Aceh masih berkisar pada angka 14,99 persen. Walaupun, angka tersebut menurun dibandingkan pada bulan September 2019, yakni 15,32 persen dengan persentase penurunan yang relatif kecil, namun hal tersebut menunjukan komitmen Pemerintah Aceh, untuk secara terus menerus berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan berbagai cara,” imbuh Nova.
Nova menambahkan, selain melalui pendekatan APBA, Pemerintah Aceh juga terus melahirkan beragam regulasi dan kemudahan guna merangsang tumbuhnya investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini bertujuan agar setiap investasi yang hadir, dapat membuka ruang bagi penyerapan tenaga kerja di Aceh.
“Ada banyak faktor yang menyebabkan persoalan kemiskinan masih terkendala dan menjadi fokus Pemerintah Aceh saat ini, salah satunya adalah minimnya infrastruktur dan hambatan terhadap akses ekonomi. Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Aceh akan membangun jalan lintas antar kabupaten/kota,” lanjut Gubernur.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Nova mengungkapkan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, melalui pendekatan dan intervensi Anggaran Belanja dan Pendapatan Aceh, berbagai stimulus terus digencarkan guna merangsang tumbuhnya perekonomian daerah yang bermuara pada upaya pengentasan kemiskinan di Aceh.
“Berdasarkan data BPS pada bulan Maret 2020, angka kemiskinan di Aceh masih berkisar pada angka 14,99 persen. Walaupun, angka tersebut menurun dibandingkan pada bulan September 2019, yakni 15,32 persen dengan persentase penurunan yang relatif kecil, namun hal tersebut menunjukan komitmen Pemerintah Aceh, untuk secara terus menerus berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan berbagai cara,” imbuh Nova.
Nova menambahkan, selain melalui pendekatan APBA, Pemerintah Aceh juga terus melahirkan beragam regulasi dan kemudahan guna merangsang tumbuhnya investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini bertujuan agar setiap investasi yang hadir, dapat membuka ruang bagi penyerapan tenaga kerja di Aceh.
“Ada banyak faktor yang menyebabkan persoalan kemiskinan masih terkendala dan menjadi fokus Pemerintah Aceh saat ini, salah satunya adalah minimnya infrastruktur dan hambatan terhadap akses ekonomi. Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Aceh akan membangun jalan lintas antar kabupaten/kota,” lanjut Gubernur.
Lihat Juga :