Respons Koordinator Aksi 1812 Soal Massa yang Diciduk Polisi karena Bawa Senjata Tajam

Jum'at, 18 Desember 2020 - 19:40 WIB
loading...
Respons Koordinator...
Aparat kepolisian saat membubarkan massa dari aksi 1812.Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aparat kepolisian mengamankan sejumlah orang yang membawa senjata tajam saat aksi 1812 di kawasan Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat. Menanggapi itu, Koordinator Aksi 1812 menyebutkan kalau mereka bukanlah peserta aksi.

"Saya tegaskan kalau ada yang tertangkap membawa senjata tajam, saya yakin itu bukan dari kami, bukan bagian dari massa aksi 1812," ungkap Koordinator Aksi 1812, Rijal Kobar pada wartawan, Jumat (18/12/2020). Rijal menuturkan, pihaknya sudah menginstruksikan pada peserta aksi 1812 untuk tak membawa senjata tajam dan mengharamkannya.

Sejauh ini, dia pun belum mendapatkan informasi kalau ada peserta aksi yang diamankan karena membawa senjata tajam."Kalau ada pedang, saya sangat tidak mengizinkan peserta aksi seperti itu dan itu saya tidak bertanggung jawab karena saya pun tidak mengimbau membawa senjata tajam dan haram bagi saya," tuturnya.

Sedangkan tentang mobil ambulans yang diamankan polisi karena membawa logistik untuk peserta aksi, Rijal mengaku belum mendapatkan informasinya. Pihaknya juga bakal melakukan pendataan apa saja yang diamankan polisi dalam aksi 1812 itu. (Baca: Yusri Sebut 155 Orang Diamankan dan 2 Polisi Kena Sabetan Senjata Tajam)

Selain itu, Rijal juga sudah menginstruksikan pada rekan-rekannya di daerah untuk tak datang ke Jakarta bagi yang hendak ikut berdemo. Sedangkan terkait Jawara yang diamankan, pihaknya pun bakal membantunya dengan mengirimkan pendampingan tim hukum.

"Saya juga tadi ditelepon Intelkam Polda untuk datang ke Mabes Polri karena ada (massa) yang datang dari luar Jakarta sehingga harus koordinasi. Saya bilang mana mungkin jam segini saya harus ke sana lagi karena waktunya. Ditelepon juga dibilang saya mau ditangkap, ya silakan kalau saya salah, tapi kalau saya benar namanya itu melawan hukum," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved