80% Pencegahan Covid-19 Berada di Tangan Kita, Jadikan Prokes sebagai Kebutuhan Hidup

Jum'at, 18 Desember 2020 - 19:08 WIB
loading...
80% Pencegahan Covid-19...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Selama ini kebutuhan hidup manusia dikenal 7 komponen, yaitu makanan dan minuman, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, transportasi, serta rekreasi dan tabungan. Tapi di masa pandemi Covid-19, protokol kesehatan (prokes) harus dijadikan kebutuhan hidup.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengajak warga untuk mengubah paradigma dalam mematuhi protokol kesehatan sebagai kebutuhan hidup. Ariza tidak ingin warga menerapkan prokes menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M) hanya karena ada aparat dan takut diberikan sanksi.

"Kami minta masyarakat jangan patuh disiplin karena ada aparat, karena ada pemerintah, karena ada imbauan dan sebagainya. Tapi masyarakat harus menjadikan disiplin ini kepatuhannya sebagai sebuah kebutuhan, kebutuhan yang harus diyakkini," kata Ariza dalam diskusi 'Nafas Panjang Penangan Covid-19' di Youtube BNPB, Jumat (18/12/2020).

Dia menjelaskan, para pakar epidemologi menyebutkan bahwa kontribusi pemerintah hanya berperan 20% dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sedangkan 80% lainnya berada dalam peran masyarakat dalam menaati prokes. (Baca juga: Perlu Upaya Terus Menerus Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Soal Prokes)

"Jadi sehebat apapun kita pemerintah pusat, BNPB, kami Pemprov, siapapun yang berbagai regulasi kita perbaiki, aparat sebanyak mungkin, disiplin penertiban seberat mungkin sekalipun ternyata kontribusinya cuma 20 persen, 80 persennya pada masyarakat," jelasnya.

Politisi Gerindra itu berharap warga menaati prokes dalam aktivitas kesehariannya seperti makan setiap hari. Setiap manusia membutuhkan makanan untuk memenuhi nutrisi kesehatannya.

Dia tidak lagi ingin warga yang menerapkan prokes karena hanya takut dengan sanksi petugas. "Karena kalau ditindak itu tidak cukup, karena kami melihat perbatasan jumlah orang dan aparat," ucap dia. (Baca juga: Rapid Test Massa Aksi 1812, Polisi Temukan 22 Orang Reaktif Covid-19)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Rekomendasi
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Alasan RI Gabung BRICS,...
Alasan RI Gabung BRICS, Prabowo: Kita Mau Berada di Mana-mana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved