Ridwan Kamil Kepincut MotoGP 2021 di Mandalika
Sabtu, 19 Desember 2020 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
"Mudah-mudahan setelah ada alih teknologi dari Jabar dan NTB, kita bisa transfer ilmu sehingga pada saat kebangkitan pariwisata NTB, sistem ekologi dari aktivitasnya sudah terbentuk. Itulah kebanggaan kita dalam berkolaborasi," katanya. (Baca Juga: Digerebek di Kamar Hotel, Artis TA Diduga Terlibat Prostitusi Online)
Kang Emil pun mengapresiasi pembangunan NTB di bawah kepemimpinan Bang Zul, sapaan Zulkieflimansyah yang dinilainya mampu menghadirkan inovasi-inovasi dan berhasil memanfaatkan tekonologi, khususnya di sektor ekraf dan pariwisata. “Maka saya selalu menyemangati Gubernur NTB untuk membuat hal yang berbau kecanggihan teknologi itu di NTB karena hubungannya bisa internasional. Jika Mandalika sukses, maka akan banyak orang-orang yang bisa membantu provinsi NTB," ucapnya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, Provinsi Jabar dan NTB memiliki kedekatan yang sudah berlangsung lama. Menurutnya, Gubernur NTB pada periode 1968-1979, Alm Wasita Kusumah merupakan warga Tasikmalaya, Jabar. (Baca Juga: Ribuan Santri di Bangkalan Madura Turun ke Jalan Minta Habib Rizieq Dibebaskan)
Sementara itu, Bang Zul mengatakan, dirinya mendapatkan banyak masukan dari Kang Emil untuk meningkatkan sektor ekraf dan UMKM di NTB menjelang MotoGP Mandalika. Dia menyebutkan, UMKM kita ini tidak ingin nanti cuma jadi penonton, kita ingin produk kerajinan yang kreatif perlu dipelajari. Untuk mempelajari seperti teknologi seni dan desain, untuk hal tersebut itu bukan sebentar. "Oleh karena itu, kita mengambil cara tercepat dengan meminta tolong Gubernur Jabar untuk melatih UMKM dan anak-anak muda NTB," paparnya.
Bang Zul berharap kerja sama dan kolaborasi antara Jabar-NTB dapat menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Apalagi di Jabar ternyata sudah ada komite (Kreasi Jabar) sendiri untuk masalah kreativitas, sehingga kerja samanya dan ruangnya pun terbuka pada banyak hal yang lain termasuk perdagangan, ekonomi di sektor pariwisata,” katanya seraya berharap kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi Jabar-NTB.
Kang Emil pun mengapresiasi pembangunan NTB di bawah kepemimpinan Bang Zul, sapaan Zulkieflimansyah yang dinilainya mampu menghadirkan inovasi-inovasi dan berhasil memanfaatkan tekonologi, khususnya di sektor ekraf dan pariwisata. “Maka saya selalu menyemangati Gubernur NTB untuk membuat hal yang berbau kecanggihan teknologi itu di NTB karena hubungannya bisa internasional. Jika Mandalika sukses, maka akan banyak orang-orang yang bisa membantu provinsi NTB," ucapnya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, Provinsi Jabar dan NTB memiliki kedekatan yang sudah berlangsung lama. Menurutnya, Gubernur NTB pada periode 1968-1979, Alm Wasita Kusumah merupakan warga Tasikmalaya, Jabar. (Baca Juga: Ribuan Santri di Bangkalan Madura Turun ke Jalan Minta Habib Rizieq Dibebaskan)
Sementara itu, Bang Zul mengatakan, dirinya mendapatkan banyak masukan dari Kang Emil untuk meningkatkan sektor ekraf dan UMKM di NTB menjelang MotoGP Mandalika. Dia menyebutkan, UMKM kita ini tidak ingin nanti cuma jadi penonton, kita ingin produk kerajinan yang kreatif perlu dipelajari. Untuk mempelajari seperti teknologi seni dan desain, untuk hal tersebut itu bukan sebentar. "Oleh karena itu, kita mengambil cara tercepat dengan meminta tolong Gubernur Jabar untuk melatih UMKM dan anak-anak muda NTB," paparnya.
Bang Zul berharap kerja sama dan kolaborasi antara Jabar-NTB dapat menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Apalagi di Jabar ternyata sudah ada komite (Kreasi Jabar) sendiri untuk masalah kreativitas, sehingga kerja samanya dan ruangnya pun terbuka pada banyak hal yang lain termasuk perdagangan, ekonomi di sektor pariwisata,” katanya seraya berharap kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi Jabar-NTB.
(nic)
Lihat Juga :