NTB Kondusif, Gubernur: Kegiatan Nasional dan Internasional Berlangsung Sesuai Jadwal
Sabtu, 06 September 2025 - 21:20 WIB
loading...
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyatakan Lombok-Sumbawa dan Provinsi NTB berada dalam situasi aman serta kondusif. Foto/SindoNews
A
A
A
NTB - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyatakan Lombok-Sumbawa dan Provinsi NTB berada dalam situasi aman serta kondusif. Karena itu, kegiatan nasional maupun internasional yang telah dijadwalkan sepanjang 2025 akan tetap berlangsung sesuai jadwal.
Sejumlah kegiatan tersebut antara lain, Pocari Sweat Run 2025 yang akan digelar 13 hingga 14 September serta kegiatan MotoGP Mandalika 2025. Kegiatan yang akan diikuti pembalap top dunia ini akan digelar 3 hingga 5 Oktober.
"Pemerintah Provinsi NTB bersama seluruh lapisan masyarakat siap menjaga situasi kondusif bagi para wisatawan dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke NTB," ujar Iqbal, Sabtu (6/9/2025).
Baca juga: Gubernur NTB di HUT ke-17 Kabupaten Lombok Utara: Saatnya Membangun dengan Cara yang Benar
Gubernur NTB juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, TNI, para tuan guru dan pemuka lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi kepemudaan dan mahasiswa, struktur administrasi pemerintah provinsi hingga kepala dusun/lingkungan, serta kelompok-kelompok masyarakat.
Sejumlah kegiatan tersebut antara lain, Pocari Sweat Run 2025 yang akan digelar 13 hingga 14 September serta kegiatan MotoGP Mandalika 2025. Kegiatan yang akan diikuti pembalap top dunia ini akan digelar 3 hingga 5 Oktober.
"Pemerintah Provinsi NTB bersama seluruh lapisan masyarakat siap menjaga situasi kondusif bagi para wisatawan dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke NTB," ujar Iqbal, Sabtu (6/9/2025).
Baca juga: Gubernur NTB di HUT ke-17 Kabupaten Lombok Utara: Saatnya Membangun dengan Cara yang Benar
Gubernur NTB juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, TNI, para tuan guru dan pemuka lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi kepemudaan dan mahasiswa, struktur administrasi pemerintah provinsi hingga kepala dusun/lingkungan, serta kelompok-kelompok masyarakat.
Lihat Juga :