1.163 Pelanggan di Lutra Nikmati Air PDAM Gratis Selama 2 Bulan
Rabu, 13 Mei 2020 - 18:17 WIB
loading...
Kepala PDAM Lutra, Aris. Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU UTARA - Masyarakat Kabupaten Luwu Utara (Lutra), khususnya prasejahtera, kini bisa menikmati air PDAM secara gratis selama dua bulan, Mei dan Juni 2020. Keputusan ini diambil PDAM Tirta BukaE Lutra atas instruksi bupati Indah Putri Indriani (IDP) untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi COVID-19 .
Berapa pelanggan PDAM yang masuk kategori prasejahtera? Kepala PDAM Lutra, Aris menyebutkan, ada 1.163 pelanggan. Mereka kini menikmati bantuan pembayaran rekening air gratis selama dua bulan.
“Jadi, mulai bulan ini, Mei sampai Juni, kita gratiskan, khusus pelanggan yang masuk kategori prasejahtera,” ungkap Aris di ruangan Bagian Ekonomi Setda Lutra, Selasa (12/5/2020) di Masamba, seperti dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.
Baca juga: Respons Surat Bupati, 2 Perbankan Beri Kemudahan Kredit Pelaku UMKM di Lutra
Ia menyebutkan, 1.163 pelanggan kategori prasejahtera ini sudah melalui beberapa tahapan sebelum dipilih sebagai penerima kebijakan bantuan rekening air gratis. Menurut dia, sebelum menentukan nama pelanggan, pihaknya terlebih dahulu mengumpulkan data, lalu memanggil seluruh kepala cabang untuk membahas hal ini. Setelah itu, pihaknya melakukan survei lapangan.
Berapa pelanggan PDAM yang masuk kategori prasejahtera? Kepala PDAM Lutra, Aris menyebutkan, ada 1.163 pelanggan. Mereka kini menikmati bantuan pembayaran rekening air gratis selama dua bulan.
“Jadi, mulai bulan ini, Mei sampai Juni, kita gratiskan, khusus pelanggan yang masuk kategori prasejahtera,” ungkap Aris di ruangan Bagian Ekonomi Setda Lutra, Selasa (12/5/2020) di Masamba, seperti dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.
Baca juga: Respons Surat Bupati, 2 Perbankan Beri Kemudahan Kredit Pelaku UMKM di Lutra
Ia menyebutkan, 1.163 pelanggan kategori prasejahtera ini sudah melalui beberapa tahapan sebelum dipilih sebagai penerima kebijakan bantuan rekening air gratis. Menurut dia, sebelum menentukan nama pelanggan, pihaknya terlebih dahulu mengumpulkan data, lalu memanggil seluruh kepala cabang untuk membahas hal ini. Setelah itu, pihaknya melakukan survei lapangan.
Lihat Juga :