Dana DBHCHT Kabupaten Pasuruan untuk Peningkatan Layanan Sektor Kesehatan

Kamis, 17 Desember 2020 - 08:39 WIB
loading...
Dana DBHCHT Kabupaten...
Penggunaan DBHCHT juga untuk membangun gedung pusat instalasi paru dan jantung.
A A A
PASURUAN - Kesehatan menjadi perhatian utama pada program yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) termasuk di Kabupaten Pasuruan. Bahkan berdasarkan Putusan Menteri Keuangan (PMK) nomer 7 tahun 2017 mensyaratkan 50% DBHCHT untuk kesehatan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Syaifuddin Ahmad menjelaskan DBHCHT ini rata-rata tiap tahun yang terbesar ada di Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja. Untuk di Dinas Kesehatan tidak hanya untuk rumah sakit – rumah sakit, namun juga untuk alat-alatnya yang berbilang mahal mahal. Bahkan penggunaan DBHCHT juga untuk membangun gedung pusat instalasi paru dan jantung.

“Kemudian Dinas Kesehatan juga punya Puskesmas-Puskesmas itu juga disuport dana cukai. Misalnya tahun 2018-2017 itu beli 30 sekian ambulan, ambulan itu untuk dibagikan ke Puskesmas-Puskesmas, semua itu dari cukai,” tandasnya.

Kepala Dinas Kominfo yang akrab dengan panggilan Ifud ini juga menjelaskan bahwa pembangunan atau rehabilitasi infrastruktur rumah sakit, Puskesmas sampai di tingkat yang paling bawah seperti Pustu, Polindes atau Poskesdes semua rata-rata menggunakan dana dari DBHCHT, terutama untuk pelayanan dasar kesehatan.

Di Kabupaten Pasuruan juga ada dua rumah sakit pembiayaan pembangunan dan pengadaan barangnya menggunakan dana dari DBHCHT. Dua rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil dan RSUD Grati.

“Rumah sakit yang sudah menggunakan cukai juga ya ke rumah sakit Bangil dan sakit Grati. Jadi pembangunan rumah sakit Grati itu sebagian besar dari dana Cukai. Kemudian, instalasi-instalasi medis itu di RS Bangil itu juga dana cukai. Mulai instalasi paru dan jantung 3 lantai itu juga dari dana cukai,” tandasnya.

Untuk diketahui, RSUD Grati, merupakan Rumah Sakit pertama di Jawa Timur yang pembangunannya mengunakan DBHCHT. Peresmian RSUD tersebut dilakukan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf pada Selasa, 13 Februari 2018 lalu. Pembangunan RSUD ini menelan anggaran Rp 30,37 miliar.

Perencanaan RSUD Grati sudah sejak 2004 lalu dan selesai pada 2017. Pembangunan RSUD Grati sebagai untuk memenuhi kebutuhan kesehatan warga. Yang paling penting adalah untuk untuk pemerataan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Dalam peresmian saat itu, Bupati Pasuruan, Gus Irsyad sempat mengatakan bahwa akan terus menambah pembiayaan ruma sakit. RSUD Grati memiliki 70 ruangan, termasuk ruangan kelas tiga, dua, satu dan VIP. Bukan hanya itu, juga ada Unit Gawat Darurat, Ruang Bersalin, dan 4 poli, dari poli umum, poli gigi, poli anak dan poli kandungan. Kemudian juga ada ahli penyakit dalam dan bedah.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Perkonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan, Roselina mengungkapkan bahwa alokasi program kesehatan mendapatkan alokasi anggaran yang cukup besar. Berdasarkan ketentuan maka alokasi anggaran untuk kesehatan ini disalurkan pada Dinas Kesehatan dan juga rumah sakit.

“Seluruhnya ada 18 OPD yang dapat cukai, dinas kesehtaan, rumah sakit, KB sasaranya pelatihan kampung KB, Disperindag, juga ada program pembinaan industry, ada program pembinaan sosial, sifatnya ada pelatihan dan bantuan ke lembaga lembaga, terus juga ke pondok-pondok yang berbadan hukum, terus dinas komperasi, dinas lingkungan hidup dan lainnya,” pungkasnya. (adv)
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Kesehatan Perempuan,...
Bantu Kesehatan Perempuan, UNFPA Indonesia Terima Her Health Grant 2026 dari Organon
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Peredaran Rokok Elektronik...
Peredaran Rokok Elektronik Ilegal Marak, Konsumen Diimbau Pilih yang Berpita Cukai
Ibu Melahirkan di Jalan...
Ibu Melahirkan di Jalan Rusak Mamuju Sulbar, Nihayatul DPR Soroti Ketimpangan Akses Kesehatan
Pelaku Usaha di Madura...
Pelaku Usaha di Madura Dorong Pemerintah Berlakukan Tarif Khusus Rokok
Tingkatkan Layanan Pasien,...
Tingkatkan Layanan Pasien, IHH Healthcare Malaysia Perkuat Kemitraan dengan RI
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Rekomendasi
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Berita Terkini
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved