Hadapi Libur Nataru, Bandara SAMS Bentuk Posko Monitoring Penumpang
Jum'at, 18 Desember 2020 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Selama 6 Jam Terdengar 5 Kali Suara Gemuruh Akibat Guguran Dari Puncak Merapi )
"Saya harap dengan dibukanya Posko Pengendalian Transportasi Angkutan Udara Nataru 2020/2021 ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat menggunakan transportasi udara bahwa kami konsen terhadap keamanan dan keselamatan pengguna jasa sehingga dapat terbang aman dan sehat di Bandara SAMS Sepinggan," tambah dia.
Bandara SAMS Sepinggan, dalam tiga bulan terakhir telah melayani sebanyak 683.232 penumpang, sedangkan untuk perkiraan terjadinya puncak lonjakan arus mudik Nataru 2020/2021 pada tanggal 23 dan 30 Desember 2020, sementara puncak arus balik pada tanggal 28 Desember 2020 dan 3 Januari 2021.
(Baca juga: Ingin Pulang Kampung ke Malang, Pemuda Ini Nekat Menyeberangi Teluk Balikpapan Menggunakan Galon )
Diperkirakan pada Nataru tahun 2020/2021 akan terjadi penurunan lalu lintas pergerakan pesawat, maupun penumpang dibandingkan dengan pelaksanaan posko tahun lalu sekitar 49 persen akibat pandemi COVID-19
"Saya harap dengan dibukanya Posko Pengendalian Transportasi Angkutan Udara Nataru 2020/2021 ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat menggunakan transportasi udara bahwa kami konsen terhadap keamanan dan keselamatan pengguna jasa sehingga dapat terbang aman dan sehat di Bandara SAMS Sepinggan," tambah dia.
Bandara SAMS Sepinggan, dalam tiga bulan terakhir telah melayani sebanyak 683.232 penumpang, sedangkan untuk perkiraan terjadinya puncak lonjakan arus mudik Nataru 2020/2021 pada tanggal 23 dan 30 Desember 2020, sementara puncak arus balik pada tanggal 28 Desember 2020 dan 3 Januari 2021.
(Baca juga: Ingin Pulang Kampung ke Malang, Pemuda Ini Nekat Menyeberangi Teluk Balikpapan Menggunakan Galon )
Diperkirakan pada Nataru tahun 2020/2021 akan terjadi penurunan lalu lintas pergerakan pesawat, maupun penumpang dibandingkan dengan pelaksanaan posko tahun lalu sekitar 49 persen akibat pandemi COVID-19
(eyt)
Lihat Juga :