Bank Jatim Siapkan Capex Rp300 Miliar di 2021
Kamis, 17 Desember 2020 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, hingga November 2020, penyaluran kredit Bank Jatim mencapai Rp41,13 triliun atau tumbuh 7,29 persen (yoy). Kredit sektor UMKM menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi yakni Rp6,62 triliun atau tumbuh 11,28% (yoy). Diikuti dengan pertumbuhan kredit korporasi yakni Rp10,30 triliun atau tumbuh 8,59%.
“Ke depan, kami akan mengoptimalkan kredit produktif. Kami bekerja sama dengan Dinas Koperasi di setiap daerah dan membuat aplikasi produk UMKM sebagai marketplace agar menjadi usaha yang berkelanjutan,” tandas Busrul.
Untuk kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga November 2020 mencatatkan pertumbuhan 17,91% yakni sebesar Rp73,96 triliun. Sementara komposisi rasio keuangan pada periode November ini di antaranya Return on Equity (ROE) 18,51%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,59% dan Return On Asset (ROA) 2,49%.
Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 70,58%. “Untuk DPK, kami proyeksikan tumbuh 8% pada 2021, angka proyeksi ini sama dengan perkiraan pertumbuhan aset,” pungkas Busrul.
“Ke depan, kami akan mengoptimalkan kredit produktif. Kami bekerja sama dengan Dinas Koperasi di setiap daerah dan membuat aplikasi produk UMKM sebagai marketplace agar menjadi usaha yang berkelanjutan,” tandas Busrul.
Untuk kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga November 2020 mencatatkan pertumbuhan 17,91% yakni sebesar Rp73,96 triliun. Sementara komposisi rasio keuangan pada periode November ini di antaranya Return on Equity (ROE) 18,51%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,59% dan Return On Asset (ROA) 2,49%.
Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 70,58%. “Untuk DPK, kami proyeksikan tumbuh 8% pada 2021, angka proyeksi ini sama dengan perkiraan pertumbuhan aset,” pungkas Busrul.
(msd)
Lihat Juga :