Partisipasi Pemilih di Pilkada Luwu Timur 80,38%
Rabu, 16 Desember 2020 - 14:58 WIB
loading...
Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Parmas KPU Luwu Timur, Mulyanah Mulkin. Foto: SINDOnews/Fitra Budin
A
A
A
LUWU TIMUR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur menyatakan tingkat partisipasi pemilih di pilkada di Luwu Timur meningkat. Sekalipun pilkada digelar di tengah pandemi Covid-19 .
Hal itu disampaikan Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Parmas KPU Luwu Timur , Mulyanah Mulkin, Rabu (16/12/2020).
Baca juga: Polres Luwu Timur Kerahkan 150 Personel Amankan Rekapitulasi Suara
Mulyanah mengatakan, jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilih pada pilkada Luwu Timur meningkat hingga mencapai 80,38 persen dari target partisipasi yang dicanangkan KPU RI , 77,5 persen.
"Alhamdulillah, meski di tengah pandemi partisipasi pemilih meningkat hingga mencapai 80,38 dari jumlah DPTD pada pemilihan bupati dan wakil bupati Luwu Timur tahun 2020 sebanyak 201.786 orang," kata Mulyanah.
Menurut Mulyanah, capaian ini tidak terlepas dari sinergi semua pihak, baik dari PPK, relawan demokrasi dan PPS yang memberikan edukasi ke masyarakat agar tidak takut ke TPS, termasuk ditopang oleh tingkat kesadaran masyarakat yang semakin membaik.
"Ini membuktikan bahwa masyarakat sudah cerdas dalam berdemokrasi dan animo masyarakat dalam pilkada ini ternyata lebih tinggi dibanding pandemi itu sendiri," kata Mulyanah.
Hal itu disampaikan Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Parmas KPU Luwu Timur , Mulyanah Mulkin, Rabu (16/12/2020).
Baca juga: Polres Luwu Timur Kerahkan 150 Personel Amankan Rekapitulasi Suara
Mulyanah mengatakan, jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilih pada pilkada Luwu Timur meningkat hingga mencapai 80,38 persen dari target partisipasi yang dicanangkan KPU RI , 77,5 persen.
"Alhamdulillah, meski di tengah pandemi partisipasi pemilih meningkat hingga mencapai 80,38 dari jumlah DPTD pada pemilihan bupati dan wakil bupati Luwu Timur tahun 2020 sebanyak 201.786 orang," kata Mulyanah.
Menurut Mulyanah, capaian ini tidak terlepas dari sinergi semua pihak, baik dari PPK, relawan demokrasi dan PPS yang memberikan edukasi ke masyarakat agar tidak takut ke TPS, termasuk ditopang oleh tingkat kesadaran masyarakat yang semakin membaik.
"Ini membuktikan bahwa masyarakat sudah cerdas dalam berdemokrasi dan animo masyarakat dalam pilkada ini ternyata lebih tinggi dibanding pandemi itu sendiri," kata Mulyanah.
Lihat Juga :