Cegah Pergerakan Massa Terkait Kasus Habib Rizieq, Polda Banten Lakukan Filterisasi
Selasa, 15 Desember 2020 - 21:27 WIB
loading...
A
A
A
"Seluruh kendaraan yang ditumpangi oknum-oknum ormas yang akan ikut aksi demonstrasi, langsung diminta untuk putar bali. Negara kita adalah negara hukum. Apabila terjadi perbedaan pendapat, silahkan menempuh mekanisme hukum, lebih baik para simpatisan pengunjuk rasa menempuh mekanisme hukum tanpa harus berkerumun," jelas Martri Sonny.
Selanjutnya Martri Sonny mengimbau kepada oknum-oknum ormas agar pulang ke rumahnya masing-masing. "Dan tadi kita himbau kepada mereka agar pulang ke rumahnya masing-masing, kita ingatkan ke mereka bahwa berkerumun di masa pandemi COVID-19 sangat berbahaya," ucapnya.
(Baca juga: 6 Laskar FPI Pengawal Habib Rizieq Ditembak Mati, Ali Ngabalin: Percaya Versi Polisi )
Terpisah, Kabid Humas Polda Banten , Kombes Pol Edy Sumardi mengajak seluruh masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. "Di masa pandemi COVID-19, mari kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan. Jangan berkerumun, apalagi kita dari Kepolisian tidak mengeluarkan izin untuk melakukan aksi unjuk rasa," ujar Edy Sumardi.
Selanjutnya Martri Sonny mengimbau kepada oknum-oknum ormas agar pulang ke rumahnya masing-masing. "Dan tadi kita himbau kepada mereka agar pulang ke rumahnya masing-masing, kita ingatkan ke mereka bahwa berkerumun di masa pandemi COVID-19 sangat berbahaya," ucapnya.
(Baca juga: 6 Laskar FPI Pengawal Habib Rizieq Ditembak Mati, Ali Ngabalin: Percaya Versi Polisi )
Terpisah, Kabid Humas Polda Banten , Kombes Pol Edy Sumardi mengajak seluruh masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. "Di masa pandemi COVID-19, mari kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan. Jangan berkerumun, apalagi kita dari Kepolisian tidak mengeluarkan izin untuk melakukan aksi unjuk rasa," ujar Edy Sumardi.
(eyt)
Lihat Juga :