Soal Ujian Berbau Politis, DPR Minta Mendikbud Tindak Tegas Disdik DKI
Selasa, 15 Desember 2020 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Putra juga menyayangkan sikap Disdik DKI yang menyebut viralnya konten soal ujian tersebut hanyalah karena ada kemiripan nama. "Di soal ujian jelas menyebutkan Gubernur Anies. Bagaimana bisa mengatakan ada kemiripan nama? Kenapa tidak menggunakan nama lain saja yang lebih netral," katanya.
Politikus PDIP ini mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim segera melakukan evaluasi terhadap jajaran Disdik DKI dan pihak sekolah yang menciptakan soal ujian agar ada solusi dari permasalahan ini. Apalagi kasus bernada rasis tidak terjadi kali ini saja. (Baca juga:Rumah Dinas Gubernur DKI yang Jadi Tempat Isolasi Anies Baswedan Sudah Berusia 114 Tahun)
Sebelumnya juga di Jakarta Timur pernah terjadi seorang oknum guru SMAN 58 Jakarta yang mengajak siswanya tidak memilih kandidat Ketua OSIS yang nonmuslim.
"Saya berharap laporan masyarakat yang viral ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Mendikbud dan jajaran kementeriannya, apalagi peristiwa ini terjadi di ibu kota yang lokasi sekolahnya tidak jauh dari kantor Mas Menteri Nadiem,’’ katanya.
Menurut legislator Dapil DKI Jakarta ini, Disdik DKI seharusnya juga memiliki mekanisme yang lebih tegas guna memberikan efek jera terhadap tindakan oknum yang melakukan upaya rasis dengan menyusupkan konten-konten ke dalam soal ujian.
Politikus PDIP ini mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim segera melakukan evaluasi terhadap jajaran Disdik DKI dan pihak sekolah yang menciptakan soal ujian agar ada solusi dari permasalahan ini. Apalagi kasus bernada rasis tidak terjadi kali ini saja. (Baca juga:Rumah Dinas Gubernur DKI yang Jadi Tempat Isolasi Anies Baswedan Sudah Berusia 114 Tahun)
Sebelumnya juga di Jakarta Timur pernah terjadi seorang oknum guru SMAN 58 Jakarta yang mengajak siswanya tidak memilih kandidat Ketua OSIS yang nonmuslim.
"Saya berharap laporan masyarakat yang viral ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Mendikbud dan jajaran kementeriannya, apalagi peristiwa ini terjadi di ibu kota yang lokasi sekolahnya tidak jauh dari kantor Mas Menteri Nadiem,’’ katanya.
Menurut legislator Dapil DKI Jakarta ini, Disdik DKI seharusnya juga memiliki mekanisme yang lebih tegas guna memberikan efek jera terhadap tindakan oknum yang melakukan upaya rasis dengan menyusupkan konten-konten ke dalam soal ujian.
Lihat Juga :