Bobby Nasution Pemimpin Semua Golongan, MUI Kawal Program Keumatan
Senin, 14 Desember 2020 - 20:37 WIB
loading...
Muhammad Bobby Afif Nasution bersilaturahmi dengan Ketua MUI Sumut H.Abdullah Syah. (Foto: SINDONews/Ist)
A
A
A
MEDAN - Pasca pilkada, Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat Medan dan Sumatera Utara (Sumut), demi terwujudnya kondusivitas di masyarakat. BACA JUGA: Massa Angkat Tangan Diborgol di Palembang Desak Habib Rizieq Dibebaskan
Kali ini Bobby Nasution silaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut H.Abdullah Syah dan Ketua MUI Kota Medan, H.M.Hatta di dua tempat terpisah.
Dalam pertemuan ini, Bobby menegaskan jika kelak dirinya akan tetap amanah menjadi pemimpin semua golongan, Senin (14/12/2020).
Ketua MUI Sumut H.Abdullah Syah didampingi Sekretaris MUI Sumut, H.Ardiansyah, dan Wakil Sekretaris MUI Sumut, H. Akmaluddin Syahputra, mengatakan Pilkada kali ini merupakan suatu kemenangan besar bagi Medan.
"Tidak ada protes-protes, hasilnya mulus berjalan dengan baik, dan sesuai dengan pilihan rakyat,” ucapnya. BACA JUGA: 2 Pria Terciduk Bawa Sabu dalam Nasi Bungkus untuk Tahanan Polrestabes Medan
Pilkada kali ini warga sudah menentukan pilihannya dengan baik. “Kalau dulu siapa yang beri uang banyak, itu yang dipilih. Karena mereka (warga) sudah tahu mana pemimpin yang berkualitas. Jadi memilih dengan ikhlas tanpa imbalan,” pungkasnya.
Mudah-mudahan Kota Medan akan menjadi lebih baik. Dia berharap tidak ada reaksi dan perbedaan pendapat atas terpilihnya Bobby Nasution dan Aulia Rachman.
“Harapan kita, Bobby dapat meningkatkan pembangunan Kota Medan, agar semua jalan-jalan baik yang kecil ataupun yang berada di pinggiran kota dapat diaspal dengan baik. Sehingga masyarakat merasa ada sesuatu yang mereka nikmati secara berkelanjutan. Dengan jalan yang bagus, warga bisa keluar baik siang maupun malam dengan perasaan nyaman,” ujarnya.
Terkait program keumatan, Abdullah Syah mengharapkan perhatian lebih dari pasangan Bobby-Aulia saat memimpin Kota Medan nantinya. BACA JUGA: Pilkada Medan Diprediksi Tak Berujung ke MK
“Masjid diperbaiki kalau ada yang rusak, dibangun di tempat yang belum ada masjidnya. Ini sudah menjadi komitmen mereka. Jadi nanti kita tinggal mengingatkan lagi,” ucap Abdullah Syah.
Kata Abdullah Syah, banyak di daerah pinggir kota jalannya belum beraspal dan belum ada parit. Kita harapkan Bobby memperhatikan ke daerah-daerah ini, karena tengah kota sudah cukup baik, tapi pinggiran-pinggiran banyak yang belum dijangkau dan pembangunan merata.
Di tempat terpisah, Ketua MUI Kota Medan, H.M.Hatta yang mengatakan masalah keumatan Sumut, selama ini seringkali dibebankan ke Medan. BACA JUGA: Viral, Pria Mesum Naik Motor Terekam Camera Warga di Surabaya
"Selama ini, apa yang dikerjakan Wali Kota Medan itulah tanggungjawab Sumut. Makanya, Bobby harus peka terhadap masalah ini," kata Hatta, sembari menekankan bahwa Kota Medan butuh pemimpin kuat dan bisa menjaga komunikasi dengan semua pihak.
Hatta meminta Bobby menerbitkan peraturan Walikota (Perwal) perlindungan makanan halal higienis yang hingga kini belum ada, padahal Perdanya sudah lama ditetapkan.
"Termasuk melaksanakan rencana pembangunan Islamic Center yang sejak tahun 2006 tidak jelas, masih di awang-awang," tukasnya.
Bobby Nasution menyampaikan terima kasih atas nasehat yang diberikan para tokoh agama. "Doakan kami, agar bisa menjalankan program yang dijanjikan ke masyarakat," ucap dia.
Menurut Bobby, dirinya datang ke tokoh agama dan tokoh masyarakat bertujuan untuk bersilaturahmi dan meminta masukan-masukan untuk membangun Kota Medan ke depan. BACA JUGA: Warga Jabar Masih Ragu Disuntik Vaksin COVID-19
Kali ini Bobby Nasution silaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut H.Abdullah Syah dan Ketua MUI Kota Medan, H.M.Hatta di dua tempat terpisah.
Dalam pertemuan ini, Bobby menegaskan jika kelak dirinya akan tetap amanah menjadi pemimpin semua golongan, Senin (14/12/2020).
Ketua MUI Sumut H.Abdullah Syah didampingi Sekretaris MUI Sumut, H.Ardiansyah, dan Wakil Sekretaris MUI Sumut, H. Akmaluddin Syahputra, mengatakan Pilkada kali ini merupakan suatu kemenangan besar bagi Medan.
"Tidak ada protes-protes, hasilnya mulus berjalan dengan baik, dan sesuai dengan pilihan rakyat,” ucapnya. BACA JUGA: 2 Pria Terciduk Bawa Sabu dalam Nasi Bungkus untuk Tahanan Polrestabes Medan
Pilkada kali ini warga sudah menentukan pilihannya dengan baik. “Kalau dulu siapa yang beri uang banyak, itu yang dipilih. Karena mereka (warga) sudah tahu mana pemimpin yang berkualitas. Jadi memilih dengan ikhlas tanpa imbalan,” pungkasnya.
Mudah-mudahan Kota Medan akan menjadi lebih baik. Dia berharap tidak ada reaksi dan perbedaan pendapat atas terpilihnya Bobby Nasution dan Aulia Rachman.
“Harapan kita, Bobby dapat meningkatkan pembangunan Kota Medan, agar semua jalan-jalan baik yang kecil ataupun yang berada di pinggiran kota dapat diaspal dengan baik. Sehingga masyarakat merasa ada sesuatu yang mereka nikmati secara berkelanjutan. Dengan jalan yang bagus, warga bisa keluar baik siang maupun malam dengan perasaan nyaman,” ujarnya.
Terkait program keumatan, Abdullah Syah mengharapkan perhatian lebih dari pasangan Bobby-Aulia saat memimpin Kota Medan nantinya. BACA JUGA: Pilkada Medan Diprediksi Tak Berujung ke MK
“Masjid diperbaiki kalau ada yang rusak, dibangun di tempat yang belum ada masjidnya. Ini sudah menjadi komitmen mereka. Jadi nanti kita tinggal mengingatkan lagi,” ucap Abdullah Syah.
Kata Abdullah Syah, banyak di daerah pinggir kota jalannya belum beraspal dan belum ada parit. Kita harapkan Bobby memperhatikan ke daerah-daerah ini, karena tengah kota sudah cukup baik, tapi pinggiran-pinggiran banyak yang belum dijangkau dan pembangunan merata.
Di tempat terpisah, Ketua MUI Kota Medan, H.M.Hatta yang mengatakan masalah keumatan Sumut, selama ini seringkali dibebankan ke Medan. BACA JUGA: Viral, Pria Mesum Naik Motor Terekam Camera Warga di Surabaya
"Selama ini, apa yang dikerjakan Wali Kota Medan itulah tanggungjawab Sumut. Makanya, Bobby harus peka terhadap masalah ini," kata Hatta, sembari menekankan bahwa Kota Medan butuh pemimpin kuat dan bisa menjaga komunikasi dengan semua pihak.
Hatta meminta Bobby menerbitkan peraturan Walikota (Perwal) perlindungan makanan halal higienis yang hingga kini belum ada, padahal Perdanya sudah lama ditetapkan.
"Termasuk melaksanakan rencana pembangunan Islamic Center yang sejak tahun 2006 tidak jelas, masih di awang-awang," tukasnya.
Bobby Nasution menyampaikan terima kasih atas nasehat yang diberikan para tokoh agama. "Doakan kami, agar bisa menjalankan program yang dijanjikan ke masyarakat," ucap dia.
Menurut Bobby, dirinya datang ke tokoh agama dan tokoh masyarakat bertujuan untuk bersilaturahmi dan meminta masukan-masukan untuk membangun Kota Medan ke depan. BACA JUGA: Warga Jabar Masih Ragu Disuntik Vaksin COVID-19
(zai)
Lihat Juga :