Jagonya Menang Pilkada Gunungkidul, Relawan Ini Rela Merangkak 21 Kilometer
Senin, 14 Desember 2020 - 10:59 WIB
loading...
Aksi merangkak yang dilakukan warga sebagai bentuk nazar atas kemenangan Sunaryanta-Heri Susanto di Pilkada Gunungkidul.Foto/Suharjono
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Ada-ada saja yang dilakukan relawan untuk mensyukuri kemenangan jagonya di pilkada. Seperti dilakukan Sarjono (46) ini. Warga Padukuhan Mojosari, Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul ini mewujudkan nazarnya merangkak sejauh 21 kilometer.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena pasangan cabup yang dipilihnya, Sunaryanta-Heri Susanto berhasil memenangkan Pilkada Gunungkidul. Dengan perolehan suara 155.878 versi akumulasi hitungan panitia pemungutan kecamatan (PPK).
(Baca juga: Mobil Patroli Ditabrak Kereta Api, 2 Polisi Tewas dan 1 Anggota TNI dalam Pencarian )
Diapun pagi tadi memulai nadzarnya dengan berjalan merangkak dari rumahnya menuju rumah Sunaryanta yang berada di Padukuhan Kwarasan Wetan, Kalurahan Kedungkeris, Nglipar. "Ini sudah saya niati. Saya berharap Gunungkidul tidak ada perpecahan dan hidup guyub rukun," ungkap Sarjono sebelum memulai aksinya, Senin (14/12/2020).
Aksi yang tergolong nekat ini diikuti beberapa relawan dan juga dua ambulans. Sesekali waktu, mereka istirahat untuk minum serta merokok kemudian melanjutkan perjalanan lagi. Beberapa warga pun menjaga di setiap titik 1 km.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena pasangan cabup yang dipilihnya, Sunaryanta-Heri Susanto berhasil memenangkan Pilkada Gunungkidul. Dengan perolehan suara 155.878 versi akumulasi hitungan panitia pemungutan kecamatan (PPK).
(Baca juga: Mobil Patroli Ditabrak Kereta Api, 2 Polisi Tewas dan 1 Anggota TNI dalam Pencarian )
Diapun pagi tadi memulai nadzarnya dengan berjalan merangkak dari rumahnya menuju rumah Sunaryanta yang berada di Padukuhan Kwarasan Wetan, Kalurahan Kedungkeris, Nglipar. "Ini sudah saya niati. Saya berharap Gunungkidul tidak ada perpecahan dan hidup guyub rukun," ungkap Sarjono sebelum memulai aksinya, Senin (14/12/2020).
Aksi yang tergolong nekat ini diikuti beberapa relawan dan juga dua ambulans. Sesekali waktu, mereka istirahat untuk minum serta merokok kemudian melanjutkan perjalanan lagi. Beberapa warga pun menjaga di setiap titik 1 km.
Lihat Juga :