Sosialisasi di Lubuklinggau, MPR: Indonesia Rumah Besar, Empat Pilar Harus Kokoh

Jum'at, 11 Desember 2020 - 23:58 WIB
loading...
Sosialisasi di Lubuklinggau,...
Staf Khusus Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Ibnul Mufid saat Sosialisasi Empat Pilar di Rumah Dinas Wali Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Jumat (11/12/2020). Foto/Ist
A A A
LUBUKLINGGAU - Indonesia adalah rumah besar yang membutuhkan pilar yang kokoh yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Undang-Undang Dasar 1945. Keempat pilar tersebut tidak boleh ada yang rapuh untuk menjaga kekuatan dan keutuhan bangsa ini.

(Baca juga: Awas, Masyarakat Jangan Terkecoh Kelompok Pancasila Picisan)

"Dari Empat Pilar tersebut, tidak boleh ada satupun yang rapuh. Semua harus kokoh," ujar Staf Khusus Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Ibnul Mufid saat Sosialisasi Empat Pilar di Rumah Dinas Wali Kota Lubuklinggau , Sumatera Selatan, Jumat (11/12/2020).

(Baca juga: Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Sangat Efektif dengan Melibatkan Para Guru)

Dikatakan Mufid, MPR sebagai rumah kebangsaan dan juga penjaga konstitusi, salah satu tugasnya adalah terus menguatkan dan mensosialisasikan Empat Pilar. "Pertama Pancasila, kelima sila yang dalam Pancasila itu harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Kedua, sebagai negara yang berdasarkan pada konstitusi, UUD 1945 harus dijadikan sebagai landasan dalam konstitusi. "Ketiga adalah NKRI. Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari berbagai suku, agama, budaya dan pulau-pulau ini harus dijaga bersama. Indonesia bukan negara yang tidak jelas batas-batasannya. Makanya kita sering ada istilah NKRI harga mati," tuturnya.

Keempat, semboyan Bhinneka Tunggal Ika harus dijunjung tinggi sebagai pengikat dari keberagamaan yang ada. "Jika tidak disatukan dengan Bhineka Tunggal Ika maka negara yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya ini bisa tercerai berai," urainya.

Dikatakan Mufid, dulu sebelum amandemen, MPR sebagai lembaga tertinggi negara dan Presiden sebagai mandatoris MPR. Namun sekarang sudah tidak lagi. Dulu Presiden bertanggung jawab kepada MPR.

Menurut Mufid, Indonesia sebagai negara demokratis maka kedaulatan ada di tangan rakyat. Artinya, pemimpin yang dipercaya untuk menjalankan amanah rakyat harus betul-betul bertanggung jawab dengan tugas kepemimpinannya.

"Kita baru saja menjalankan pesta demokrasi berupa pemilihan kepala daerah di 270 daerah. Itu merupakan perwujudan kedaulatan rakyat. Sayangnya, sering kali kedaulatan rakyat itu digadaikan ketika memilih pemimpin," paparnya.

Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Andik Kuswanto menambahkan, dalam memperkokoh nilai-nilai kesatuan dan kebhinekaan, generasi muda NU harus mengikuti tren perkembangan zaman.

Selain itu, mereka juga harus menjaga dan menghidupkan musala-musala, masjid dengan tradisi ahlussunnah wal jamaah sehingga musala atau masjid tidak malah dikuasai oleh kelompok-kelompok ekstremis.

"Kita yang memiliki basic pendidikan pesantren harus berperan aktif dalam menjaga masjid-masjid dan musala agar tidak lepas dan justru dimasuki pihak-pihak yang ingin mengembangkan paham-paham radikal," katanya.

Andik juga berpesan agar Pemkot Lubuklinggau bisa berkolaborasi dengan PCNU setempat untuk mengisi pembangunan yang ada di Lubuklinggau.

"Ini saya dengar PCNU Lubuklinggau akan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam, ya harus kita dukung. Pemkot juga harus ikut mendukung. Tolong disiapkan semuanya sehingga bisa segera terbangun," katanya. Hadir dalam Sosialisasi Empat Pilar tersebut jaajaran PCNU Lubuklinggau, Fatayat, Muslimat, PMII, serta IPNU dan IPPNU.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kekayaan Juri Lomba...
Kekayaan Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Indri Rp3,9 M, Dyastasita Rp581 Juta
Sosok Dewan Juri Lomba...
Sosok Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR yang Viral dan Disorot Netizen
Viral Keputusan Dewan...
Viral Keputusan Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar, Pimpinan MPR Minta Maaf
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Bareskrim Polri Pastikan...
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Akibat Cuaca Buruk Bukan Sabotase
Deddy Corbuzier Soroti...
Deddy Corbuzier Soroti Kontroversi LCC Empat Pilar MPR, Tantang Juri Adu Pintar
MPR Hargai Keputusan...
MPR Hargai Keputusan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang Lomba Cerdas Cermat
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved