Gubernur Imbau Warga Sulsel Tetap Waspada Bahaya Covid-19

Jum'at, 11 Desember 2020 - 18:11 WIB
loading...
Gubernur Imbau Warga Sulsel Tetap Waspada Bahaya Covid-19
Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel , HM Nurdin Abdullah tak henti mengimbau seluruh warga Sulsel untuk senantiasa mewaspadai bahaya Covid-19 yang mengintai.

Menurutnya, Covid-19 bisa menyerang siapa saja jika tidak benar-benar menerapkan pola hidup sehat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

Baca juga: Istri Bupati Sidrap Meninggal Dunia Setelah Sempat Terpapar Covid-19

“Kasus terus naik. Mari kita semakin berhati-hati, patuh terhadap protokol kesehatan pakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan. Jika ada yang terkonfirmasi positif. Sebaiknya mengikuti wisata duta Covid-19 bagi yang tanpa gejala,” ujarnya, saat dihubungi, Jumat (11/12/2020).

Bupati Bantaeng dua periode ini menjelaskan, selama belum dilakukan vaksin, satu-satunya yang bisa menjadi benteng hanya imun tubuh. Tak hanya itu, istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi.

“Jangan stres, apalagi cemas yang berlebihan. Vaksin adalah solusi untuk terhindar dari Covid . Maka dari itu mari kita menjaga kesehatan dengan baik,” imbaunya.

Baca juga: Pemprov Sulsel Sabet Penghargaan TPAKD Award Tahun 2020

Nurdin Abdullah menjelaskan, sebagai warga negara yang sangat peduli dengan penerapan protokol kesehatan , pihaknya tentu menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga. Wujudnya, tidak saja menerapkan 3M, tapi juga melakukan tracing internal ke keluarga dengan melaksanakan swab secara rutin.

“Hasil swab saya negatif dan itu dilakukan pada tanggal 30 November. Tak hanya itu, setiap dua hari pasti saya dirapid. Saya juga sudah minta semua rutin diswab, makanya baru-baru ini anak-anak dan cucu termasuk walpri diswab, alhamdulillah hasilnya negatif,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, hasil swab yang dimilikinya berlaku selama 14 hari, jadi bisa dipastikan keberangkatannya ke Jakarta dalam rangka dinas juga melampirkan persyaratan swab, bukan rapid test.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3237 seconds (10.101#12.26)