Bawa Clurit, Dua Remaja Warga Bantul Diamankan Polisi

Jum'at, 11 Desember 2020 - 12:46 WIB
loading...
Bawa Clurit, Dua Remaja...
Petugas menunjukkan senjata tajam yang diamakan saat ungkap kasus di Mapolres Sleman, Jumat (11/12/2020). Foto/Ist
A A A
SLEMAN - Polres Sleman mengamankan dua remaja, warga Piyungan, Bantul ADS, (16) dan warga Kasiha, Bantul, QGP, (16) karena membawa senjata tajam (Sajam) saat berkendaraan di jalan.

Keduanya diamankan di tempat dan waktu berbeda. ADS diamankan di Jalan Yogya-Solo Km 9, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Sabtu (5/12/2020) dini hari pukul 03.00 WIB.

QGP diamankan di selatan simpang empat Demak Ijo, Gamping, Sleman, Minggu (6/12/2020) dini hari pukul 02.00 WIB.

Petugas juga mengamakan sajam jenis clurit serta motor matic AB 3175 UJ yang dibawa ADS dan sajam lempengan besi yang dimodifikasi seperti gergaji serta motor matic B 3800 FWW yang dibawa QGP sebagai barang bukti (BB).

Namun, karena masih di bawah umur keduanya tidak di tahan di kepolisian. ADS dititipkan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja, Dinas Sosial DIY. Sedangkan QGP wajib apel setiap Senin dan Kamis di Mapolsek Gamping, Sleman.

Kanit Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan penangkapan ADS setelah ada informasi dari masyarakat, ada pengendara motor matic AB 3175 UJ berboncengan berjalan zig-zag mengejar truk, di jalan Yogya-Solo Kalangan, Maguwoharjo, Depok, Sleman dan hendak mengeluarkan sajam jenis clurit, Sabtu (5/12/2020) dini hari.

Petugas menindaklanjutinya dengan mendatangi lokasi dan berhasil menghentikan pengendara tersebut di Jalan Yogya-Solo, Km 9 Manguwoharjo, Depok,Sleman.

Saat digeledah, ADS yang membonceng kedapatan membawa sajam clurit dan membawanya ke Mapolres Sleman.

"ADS membawa, menyimpan, dan menguasai senjata tajam jenis clurit hanya untuk berjaga-jaga," kata Deni saat ungkap kasus di Mapolres Sleman, Jumat (11/12/2020).

Untuk penangkapan WGP, berawal saat petugas yang sedang patroli di sekitar simpang empat Demak Ijo, Gamping, Sleman, Minggu (6/12/2020) dini hari melihat ada pengendara motor matic berboncengan menabrak pembatas jalan.

Saat diperiksa, ada lempengan besi yang dimodifikasi berbentuk gergaji yang diduduki WGP dibocengan sepeda motor.

WGP mengakui itu miliknya untuk berjaga-jaga karena ada pesan WA yang menantang berkelahai. Sehingga mengajak temannya mencari orang yang mengirim WA tersebut.

(Baca juga: Usai Pengamanan Pilkada, 16.000 Personel Polda Jateng Swab Test Ulang)

Saat melintas di seputaran UMY, bertemu segerombolan pengendara motor yang mengejar dan memepet, serta menyabetkan senjata tajam, tapi tidak mengenai keduanya.

"WGP lalu mengeluarkan sajam menyerupai gergaji kepada para pengendara yang mengejar itu agar mundur tak mengejar lagi, hingga akhirnya menabrak pembatas jalan di simpang empat Demak Ijo," terangnya.

(Baca juga: Pengungsi Gunung Merapi di Magelang Bertambah 14 Orang)

Deni menambahkan, petugas masih mengembangkan kasus ini. Hasil pemeriksaan, mereka membawa sajam untuk berjaga-jaga tidak ada hubungannya dengan genk remaja.

"Kami tetap memproses kasus ini. Keduanya dijerat pasal 2 ayat 1 UU Darurat No.12 tahun 1951 ancaman pidana 10 tahun," terangnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembunuh Cucu Mpok Nori...
Pembunuh Cucu Mpok Nori Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
Soroti Peredaran Tramadol,...
Soroti Peredaran Tramadol, FPPJ Minta Pemprov Jakarta Perketat Pengawasan
Polri Ungkap Alasan...
Polri Ungkap Alasan Copot Kombes Edy Setyanto dan Langsung Tunjuk Plh Kapolresta Sleman
Kapolresta Sleman Diberhentikan...
Kapolresta Sleman Diberhentikan Sementara Buntut Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka
Orang Tua Christiano...
Orang Tua Christiano Penabrak Almarhum Argo Minta Maaf, Begini Isi Suratnya
Pilu Mahasiswa UGM Argo...
Pilu Mahasiswa UGM Argo Tewas Ditabrak di Sleman, Ibunda: Berniat Kuliah S2 di Luar Negeri lewat LPDP
Siapa El Mencho? Pemimpin...
Siapa El Mencho? Pemimpin Kartel Paling Kejam yang Ditakuti Meksiko dan AS
Detik-Detik Polisi Bongkar...
Detik-Detik Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Cair, 5.000 Kemasan Berhasil Disita
Mantan Kapolda Rikwanto...
Mantan Kapolda Rikwanto Kasih Paham Kapolres Sleman soal Kasus Hogi Minaya
Rekomendasi
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved