Rasa Was-was Selimuti Petugas KPPS yang Jemput Bola Pasien COVID-19
Rabu, 09 Desember 2020 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Febryan menjelaskan, di RSLKI terdapat 73 warga kota Surabaya yang memiliki hak suara. Meski tergolong sedikit, namun suara mereka harus difasilitasi.
Sedangkan untuk teknis pencoblosan mekanismenya sama dengan pencoblosan yang ada di TPS-TPS luar.
"Kita akan mengakses pemilih, menuliskan daftar hadir untuk meng-cross check kemudian nanti lanjut kita berikan surat suaranya yang akan dimasukkan kotak suara dan nanti di akhir diberikan tinta," ujarnya.
Setelah petugas yakin, mereka langsung mengenakan hazmat level 3 dan masuk ke lapangan dipandu relawan RSLKI masuk ke dalam ruang isolasi untuk menggelar pemungutan suara.
Sementara itu, Dokter Staff Yonmed Pelayanan Medis RSLKI dr Agus Heryanto meyakinkan, bahwa pihaknya sudah mempersiapkan prosedur baku menyangkut keamanan selama proses pemungutan suara di Pilwali Surabaya.
Mulai dari teknis pemakaian APD, estimasi waktu pencoblosan, cara melepas hingga tata ruang harus diikuti dengan benar supata terjamin keselamatannya.
"Pada prinsipnya kami konsen pada teman-teman yang akan bertugas masuk ke dalam. Jadi mereka akan terlindungi dengan APD level tiga, yang tertinggi," tegasnya.
Salah satu pasien COVID-19, Yanuar mengungkapkan kegembiraannya bisa menggunakan hak pilih meski berada dalam ruang isoalasi perawatan COVID-19. Ia dan istrinya bersama-sama mencoblos di TPS berjalan tersebut.
Sedangkan untuk teknis pencoblosan mekanismenya sama dengan pencoblosan yang ada di TPS-TPS luar.
"Kita akan mengakses pemilih, menuliskan daftar hadir untuk meng-cross check kemudian nanti lanjut kita berikan surat suaranya yang akan dimasukkan kotak suara dan nanti di akhir diberikan tinta," ujarnya.
Setelah petugas yakin, mereka langsung mengenakan hazmat level 3 dan masuk ke lapangan dipandu relawan RSLKI masuk ke dalam ruang isolasi untuk menggelar pemungutan suara.
Sementara itu, Dokter Staff Yonmed Pelayanan Medis RSLKI dr Agus Heryanto meyakinkan, bahwa pihaknya sudah mempersiapkan prosedur baku menyangkut keamanan selama proses pemungutan suara di Pilwali Surabaya.
Mulai dari teknis pemakaian APD, estimasi waktu pencoblosan, cara melepas hingga tata ruang harus diikuti dengan benar supata terjamin keselamatannya.
"Pada prinsipnya kami konsen pada teman-teman yang akan bertugas masuk ke dalam. Jadi mereka akan terlindungi dengan APD level tiga, yang tertinggi," tegasnya.
Salah satu pasien COVID-19, Yanuar mengungkapkan kegembiraannya bisa menggunakan hak pilih meski berada dalam ruang isoalasi perawatan COVID-19. Ia dan istrinya bersama-sama mencoblos di TPS berjalan tersebut.
Lihat Juga :