Jabar Siapkan Antisipasi Kedatangan Ribuan Pekerja Migran dari Luar Negeri

Selasa, 12 Mei 2020 - 21:38 WIB
loading...
Jabar Siapkan Antisipasi...
Foto/SINDONews/Dok/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat menyiapkan langkah antisipasi untuk menekan potensi penyebaran virus Corona (COVID-19) di Provinsi Jabar menyusul rencana kedatangan ribuan pekerja migran dari luar negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar M Ade Afriandi mengatakan, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat terhadap ribuan pekerja migran asal Jabar yang pulang ke Tanah Air itu. (BACA JUGA: Klaim Sukses, Jabar Bersiap Longgarkan Pembatasan Sosial )

Para pekerja migran itu wajib menjalani sejumlah prosedur saat tiba di Tanah Air, mulai pemeriksaan kesehatan di bandara hingga karantina. Prosedur tersebut akan dijalankan secara terpadu oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

"Prosedur yang dijalani sesuai protokol penanganan penanganan WNI (warga negera Indonesia) dan WNA (warga negara asing) seperti yang diatur oleh Kementerian Kesehatan," kata Ade. (BACA JUGA: PSBB Sukses, Jabar Bakal Longgarkan Pembatasan Sosial )

Ade memaparkan, para pekerja migran wajib menjalani prosedur kekarantinaan dan pemeriksaan kesehatan tambahan yang berlaku di Indonesia yang meliputi wawancara, pemeriksaan suhu badan, tanda, dan gejala COVID-19, pemeriksaan saturasi oksigen, hingga menjalani rapid test diagnostic (RDT) dan polymerase chain reaction (PCR) atau swab test.

Saat ini, lanjut Ade, pihaknya masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Ketenagakerjaan RI terkait kepulangan ribuan pekerja migran asal Jabar tersebut.

Diketahui, Pemprov Jabar sendiri sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap 124 WNI yang pulang dari luar negeri dalam dua gelombang. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, mereka kini menjalani karantina di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kota Cimahi.

Sebelumya, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menyiapkan skema khusus terkait kepulangan ribuan pekerja migran dari luar negeri. (BACA JUGA: PSBB Skala Provinsi Sukses Tekan Laju Kasus Positif COVID-19 di Jawa Barat )

"Kepulangan pekerja migran Indonesia agar betul-betul berjalan dengan baik di lapangan. Saya menerima laporan bahwa pada bulan Mei dan Juni ada kurang lebih 34.000 pekerja migran Indonesia yang kontraknya akan berakhir," ungkapPresiden, Senin (11/5/2020).

Para pekerja tersebut terbesar berasal dari daerah Jawa Timur sebanyak kurang lebih 8.900 pekerja, disusul Jawa Tengah 7.400 pekerja, Jabar 5.800 pekerja, Nusa Tenggara Barat 4.200 pekerja, Sumatera Utara 2.800 pekerja, Lampung 1.800 pekerja, hingga Bali 500 pekerja.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Soal Pembatasan Truk...
Soal Pembatasan Truk AMDK di Jabar2026, Pengamat: Roadmap Kemenko Infrastruktur 2027
DPRD Optimistis Ekonomi...
DPRD Optimistis Ekonomi Jabar hingga Akhir Tahun 2025 Melonjak
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
Kontribusi Remitansi...
Kontribusi Remitansi Pekerja Migran Indonesia dan Filipina terhadap Kesejahteraan Publik dan PDB
KPK Hibahkan Tanah dan...
KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
5 Fakta Paus Fransiskus,...
5 Fakta Paus Fransiskus, Pertama dari Luar Eropa sejak 1.200 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved