Polda Metro Minta Masyarakat Jangan Percaya Berita Hoaks Penembakan 6 Anggota FPI

Rabu, 09 Desember 2020 - 10:21 WIB
loading...
Polda Metro Minta Masyarakat...
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya meminta masyarkat untuk tidak mempercayai kabar yang belum pasti kebenarannya atau hoaks. Banyak berita tentang penyerangan polisi oleh anggota Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI), jadi masyarakat diminta untuk bisa mengecek terlebih dahulu kebenarannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya akan menindak siapapun yang menyebarkan berita hoaks atau tidak benar terkait bentrokan antara kepolisian dengan Laskar Khusus FPI. "Jangan mengeluarkan berita-berita bohong, itu bisa dipidana nanti," katanya, Rabu (9/12/2020).

Dia menegaskan, siapapun yang menyempaikan berita tidak benar bisa dipidana terutama tentang informasi penyerangan polisi oleh Laskar Khusus FPI. “Ada yang bilang mereka tidak mungkin bawa senjata, tapi kami punya bukti tentang hal itu,” tegasnya. (Baca juga; Aziz Yanuar: Tembak Mati 6 Anggota FPI Diduga dari Jarak Dekat )

Dia mengklaim, telah mengantongi bukti terkait pemilik senjata api tersebut. Walalupun tidak menyebutkan identitasnya, namun dia memberikan petunjuk kalau senajat api tersebut milik seorang anggota FPI yang meninggal dunia. (Baca juga; Pakar Pidana: Alasan Kapolda Soal Pembuntutan Habib Rizieq Tak Sesuai Fakta )

"Saya pertegas di sini bahwa senjata api kepemilikan pelaku yang melakukan penyerangan nanti kita akan kami jelaskan lagi. Ini sedang dikumpulkan investigasi, nanti akan disampaikan kalau sudah lengkap semuanya kepada seluruh teman-teman media yang ada," tegasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Rekomendasi
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Infografis
Dukung Polda Metro Pendemo...
Dukung Polda Metro Pendemo Minta Kasus Habib Rizieq Diusut Tuntas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved