Penggunaan Dana Covid-19 Tak Jelas, Politisi Perindo Ini Emosi
Selasa, 12 Mei 2020 - 19:44 WIB
loading...
Ketua Panitia Khusus Pengawasan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Febri Yurdiman saat mempertanyakan kejelasan dana Covid-19. iNews TV/Ismail
A
A
A
BENGKULU - Ketua Panitia Khusus Pengawasan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Febri Yurdiman meradang. Kemarahan politisi Partai Perindo ini dipicu tidak ada kejelasannya dana penanganan Covid 19 sebesar Rp11,5 Miliar.
Febri menilai pihak Dinas Sosial Kabupaten setempat tak dapat menjelaskan terkait siapa pengguna anggaran Rp11,5 miliar hasil refocusing APBD untuk penanganan Covid-19.
Rapat memanas saat pejabat Dinsos yang hadir tidak dapat menjelaskan alur penggunaan dana refocusing penangan Covid-19 di daerah itu.
"Tidak ada kejelasan dari siapa pengguna anggaran JPS senilai Rp11,5 miliar dari hasil refocusing untuk dana BTT Covid-19,” kata Febri
Dalam rapat itu Dinsos menyampaikan telah melakukan verifikasi, sedangkan yang menggunakan anggaran belanja sembako adalah pihak kecamatan.
Febri menilai pihak Dinas Sosial Kabupaten setempat tak dapat menjelaskan terkait siapa pengguna anggaran Rp11,5 miliar hasil refocusing APBD untuk penanganan Covid-19.
Rapat memanas saat pejabat Dinsos yang hadir tidak dapat menjelaskan alur penggunaan dana refocusing penangan Covid-19 di daerah itu.
"Tidak ada kejelasan dari siapa pengguna anggaran JPS senilai Rp11,5 miliar dari hasil refocusing untuk dana BTT Covid-19,” kata Febri
Dalam rapat itu Dinsos menyampaikan telah melakukan verifikasi, sedangkan yang menggunakan anggaran belanja sembako adalah pihak kecamatan.
Lihat Juga :