Beredar Rekaman Diduga Laskar FPI Hendak Serang Mobil, Ini Kata Roy Suryo
Senin, 07 Desember 2020 - 21:28 WIB
loading...
Ahli Telematika Roy Suryo.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
BANDUNG - Polda Metro Jaya mengkonfirmasi adanya enam orang pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS) tewas ditembak di Tol Jakarta - Cikampek KM 50 kemarin malam. Pascaperistiwa tersebut, beredar rekaman yang diduga rekaman pembicaraan handy talky (HT) para pengikut HRS.
Pada rekaman itu terdengar mereka melakukan pengawalan terhadap rombongan. Pembicaraan lebih banyak membahas soal perjalanan mereka yang diduga diikuti oleh kendaraan lain. Rekaman itu juga menyebut beberapa pelat nomor dan merek kendaraan yang diduga mengikuti rombongan tersebut.
(Baca juga : Alhamdulillah, Kiai Said Aqil Siroj Sembuh dari COVID-19 )
Menanggapi hal itu, pengamat Telematika Roy Suryo mengatakan, bisa jadi rekaman itu benar adanya. Namun, secara isi dinilai kurang signifikan. Karena rekamanan itu tidak sampai pada kejadian penembakan. Di rekaman tidak terdengar suara tembakan atau keributan lainnya. Kendati rekaman itu berdurasi 16.58 menit.
"Jadi meski rekaman (antar HT) itu bisa benar, namun secara isi kurang signifikan. Seandainya CCTV di Ruas Tol itu bisa didapatkan, tentu akan bisa memberikan penjelasan yang lebih komprehensif," ujarnya, Senin (7/12/2020). (Baca: Ini Rekaman yang Diduga Laskar FPI Serang Mobil Polisi di Tol Jakarta-Cikampek)
Pada rekaman itu terdengar mereka melakukan pengawalan terhadap rombongan. Pembicaraan lebih banyak membahas soal perjalanan mereka yang diduga diikuti oleh kendaraan lain. Rekaman itu juga menyebut beberapa pelat nomor dan merek kendaraan yang diduga mengikuti rombongan tersebut.
(Baca juga : Alhamdulillah, Kiai Said Aqil Siroj Sembuh dari COVID-19 )
Menanggapi hal itu, pengamat Telematika Roy Suryo mengatakan, bisa jadi rekaman itu benar adanya. Namun, secara isi dinilai kurang signifikan. Karena rekamanan itu tidak sampai pada kejadian penembakan. Di rekaman tidak terdengar suara tembakan atau keributan lainnya. Kendati rekaman itu berdurasi 16.58 menit.
"Jadi meski rekaman (antar HT) itu bisa benar, namun secara isi kurang signifikan. Seandainya CCTV di Ruas Tol itu bisa didapatkan, tentu akan bisa memberikan penjelasan yang lebih komprehensif," ujarnya, Senin (7/12/2020). (Baca: Ini Rekaman yang Diduga Laskar FPI Serang Mobil Polisi di Tol Jakarta-Cikampek)
Lihat Juga :