Debat Publik, Pengamat: Eri-Armudji Unggul Pengalaman dan Kemampuan
Minggu, 06 Desember 2020 - 03:59 WIB
loading...
A
A
A
Dalam paparan visi dan misinya, lanjutnya, paparan Eri juga lebih detil dan konkrit. Seperti saat memaparkan lingkungan, Eri bisa langsung memberikan contohnya seperti menggunakan energi terbarukan dan ramah lingkungan.
“Mas Eri paham sekali soal lingkungan. Penyampaiannya sangat futuristik. Apa yang disampaikannya tidak mengawang alias konkrit dan detil. Seperti dia akan memperbanyak energi terbarukan dengan solar cell. Memperbanyak PJU dengan lampu hemat energi,” ungkapnya.
Paparan konkrit dari Eri-Armudji juga ditunjukkan dengan hal-hal teknis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti pengelolaan instalasi limbah untuk sentra wisata kuliner (SWK), rumah susun, hingga Puskesmas. ”Ini menunjukkan penguasaan masalah dari Eri Cahyadi,” ujarnya.
Jika menilai secara keseluruhan, kata Surokim, debat ketiga kali ini empat cawali dan cawawali Surabaya lebih berhati-hati dalam menyampaikan. Namun dari empat orang tersebut, hanya Eri yang terlihat lebih santai dan siap untuk debat.
“Debat ketiga ini para paslon lebih berhati-hati saat berbicara. Hingga akhirnya paslon nomor 2 Pak Machfud Arifin kehabisan waktu saat paparan visi misinya. Tentu ini kerugian buat paslon nomor 2 karena masyarakat tidak bisa mendengarkan visi dan misinya secara lengkap,” tandasnya.
“Mas Eri paham sekali soal lingkungan. Penyampaiannya sangat futuristik. Apa yang disampaikannya tidak mengawang alias konkrit dan detil. Seperti dia akan memperbanyak energi terbarukan dengan solar cell. Memperbanyak PJU dengan lampu hemat energi,” ungkapnya.
Paparan konkrit dari Eri-Armudji juga ditunjukkan dengan hal-hal teknis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti pengelolaan instalasi limbah untuk sentra wisata kuliner (SWK), rumah susun, hingga Puskesmas. ”Ini menunjukkan penguasaan masalah dari Eri Cahyadi,” ujarnya.
Jika menilai secara keseluruhan, kata Surokim, debat ketiga kali ini empat cawali dan cawawali Surabaya lebih berhati-hati dalam menyampaikan. Namun dari empat orang tersebut, hanya Eri yang terlihat lebih santai dan siap untuk debat.
“Debat ketiga ini para paslon lebih berhati-hati saat berbicara. Hingga akhirnya paslon nomor 2 Pak Machfud Arifin kehabisan waktu saat paparan visi misinya. Tentu ini kerugian buat paslon nomor 2 karena masyarakat tidak bisa mendengarkan visi dan misinya secara lengkap,” tandasnya.
(msd)
Lihat Juga :