Jelang Libur Akhir Tahun, Reservasi Hotel di Pangandaran Terus Meningkat
Minggu, 06 Desember 2020 - 05:00 WIB
loading...
Suasana kawasan wisata Pantai Pangandaran. Foto/Okezone
A
A
A
BANDUNG - Meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan memangkas hari libur panjang akhir tahun, namun animo masyarakat untuk berkunjung ke kawasan wisata Pangandaran tetap tinggi.
Hal itu ditandai dengan meningkatnya pemesanan (reservasi) hotel dari para wisatawan yang ingin menghabiskan waktu libur panjangnya di kawasan wisata favorit di Provinsi Jawa Barat itu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik mengungkapkan, berdasarkan monitoring pihaknya, saat ini, reservasi di sejumlah hotel di Pangandaran sudah menembus sekitar 40 persen dan diprediksi bakal terus meningkat.
(Baca juga: Mencari Teman Liburan Terbaik? Anda Bisa Ajak 6 Zodiak Ini )
"Saat melakukan monitoring sektor akomodasi di Pangandaran, diperoleh informasi bahwa reservasi di beberapa hotel untuk tanggal 24 sampai 31 Desember 2020 telah mencapai okupansi sekitar 40 persen dan terus meningkat," ungkap Dedi di Bandung, Sabtu (5/12/2020).
Mendapati fakta tersebut, lanjut Dedi, pihaknya mendorong seluruh pelaku usaha pariwisata, khususnya di Pangandaran benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna menekan potensi penularan COVID-19.
Hal itu ditandai dengan meningkatnya pemesanan (reservasi) hotel dari para wisatawan yang ingin menghabiskan waktu libur panjangnya di kawasan wisata favorit di Provinsi Jawa Barat itu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik mengungkapkan, berdasarkan monitoring pihaknya, saat ini, reservasi di sejumlah hotel di Pangandaran sudah menembus sekitar 40 persen dan diprediksi bakal terus meningkat.
(Baca juga: Mencari Teman Liburan Terbaik? Anda Bisa Ajak 6 Zodiak Ini )
"Saat melakukan monitoring sektor akomodasi di Pangandaran, diperoleh informasi bahwa reservasi di beberapa hotel untuk tanggal 24 sampai 31 Desember 2020 telah mencapai okupansi sekitar 40 persen dan terus meningkat," ungkap Dedi di Bandung, Sabtu (5/12/2020).
Mendapati fakta tersebut, lanjut Dedi, pihaknya mendorong seluruh pelaku usaha pariwisata, khususnya di Pangandaran benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna menekan potensi penularan COVID-19.
Lihat Juga :