Pastikan Lebaran Aman, Pemkab Bandung Sebut Daging Babi Belum Beredar Luas
Selasa, 12 Mei 2020 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu Disperindag memastikan di daging yang beredar menjelang Idul Fitri 1441 Hijriyah aman. "Daging sapi yang diedarkan di Kabupaten Bandung itu dari tempat pemotongan hewan milik pemerintah kabupaten dan dari Pasar Ciroyom," ujar dia.
(Baca: 7 Bulan Beroperasi, Daging Babi Sudah Beredar di Tiga Kecamatan)
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengimbau masyarakat tak lagi khawatir mengenai peredaran daging babi. Pasalnya, Tim Satgas Pangan Kabupaten Bandung akan terus melakukan pengawasan peredaran daging untuk memastikan tidak ada lagi daging babi yang beredar.
"Saya imbau masyarakat jika akan beli daging jangan terguir oleh harga murah. Pastikan beli daging itu di toko-toko atau di kios yang ada sertifikasi halal, jangan beli di pinggir jalan," kata Hendra.
Seperti diberitakan, empat orang ditangkap Satreskrim Polresta Bandung berkaitan dengan praktik penjualan daging babi . Selama tujuh bulan terakhir, keempat orang ini telah menjual 63 ton daging babi ke pasar tradisional di Kecamatan Banjaran, Baleedah, dan Majalaya, Kabupaten Bandung. Daging babi yang dipasok dari Solo, Jawa Tengah, tersebut diolah dulu dengan boraks agar menyerupai daging sapi sebelum dijual ke pasar.
(Baca: 7 Bulan Beroperasi, Daging Babi Sudah Beredar di Tiga Kecamatan)
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengimbau masyarakat tak lagi khawatir mengenai peredaran daging babi. Pasalnya, Tim Satgas Pangan Kabupaten Bandung akan terus melakukan pengawasan peredaran daging untuk memastikan tidak ada lagi daging babi yang beredar.
"Saya imbau masyarakat jika akan beli daging jangan terguir oleh harga murah. Pastikan beli daging itu di toko-toko atau di kios yang ada sertifikasi halal, jangan beli di pinggir jalan," kata Hendra.
Seperti diberitakan, empat orang ditangkap Satreskrim Polresta Bandung berkaitan dengan praktik penjualan daging babi . Selama tujuh bulan terakhir, keempat orang ini telah menjual 63 ton daging babi ke pasar tradisional di Kecamatan Banjaran, Baleedah, dan Majalaya, Kabupaten Bandung. Daging babi yang dipasok dari Solo, Jawa Tengah, tersebut diolah dulu dengan boraks agar menyerupai daging sapi sebelum dijual ke pasar.
(muh)
Lihat Juga :