Panas, 2 Kandidat Wali Kota Depok Saling Sindir di Debat Putaran Ketiga
Jum'at, 04 Desember 2020 - 22:50 WIB
loading...
A
A
A
Afifah menjawab, soal mekanismenya pastinya akan dipelajari. “Yang jelas satu, guru-guru di Depok masih mengeluh bahwa insentifnya sangat rendah. Masalah-masalah seperti itu akan learning by doing," kata Afifah.
Kemudian Afifah menyoroti soal rencananya akan menempatkan ASN pada tempatnya, mengklaim bahwa program yang akan mereka bangun tak akan hanya jadi wacana. "Dari dulu 15 tahun bicara Depok Cyber City, bicara smart city ternyata kenyataannya pelayanan secara online cuma tiga," sindir Afifah.
Afifah menyinggung soal program 1.000 kios yang dianggap tidak sesuai sama keinginan UMKM. Bahkan kini kiosnya mangkrak. Bicara lagi Depok bebas sampah, dapat Adipura, padahal kali di Depok penuh dengan sampah. “Saya merasa bahwa semua pemimpin awalnya juga tidak punya pengalaman. Pak Jokowi juga tidak punya pengalaman dalam memimpin tapi bagaimana jiwa pemimpin, bagaimana mengatur, itu yang terpenting," katanya.
Setelah Afifah selesai bicara, Imam pun menimpalinya. Imam mengatakan apa yang diungkapkan Afifah terlalu jauh dari yang dia tanyakan. "Terima kasih, Bu Afifah luar biasa, menjawabnya terlalu jauh dari apa yang saya tanyakan. Yang saya tanyakan adalah 3 kali lipat kesejahteraan guru SMA dan SMK swasta yang pernah saya dengar dalam kampanyenya. Saya juga bingung bagaimana menanggapi apa yang disampaikan Bu Afifah, terlalu tidak fokus terhadap apa yang ditanyakan oleh kami. Kami melihat bahwa ini saatnya bisa disetop oleh penyelenggara karena apa yang ditanyakan oleh kami ternyata jawabannya terlalu luas, seluas lautan," pungkasnya.
Kemudian Afifah menyoroti soal rencananya akan menempatkan ASN pada tempatnya, mengklaim bahwa program yang akan mereka bangun tak akan hanya jadi wacana. "Dari dulu 15 tahun bicara Depok Cyber City, bicara smart city ternyata kenyataannya pelayanan secara online cuma tiga," sindir Afifah.
Afifah menyinggung soal program 1.000 kios yang dianggap tidak sesuai sama keinginan UMKM. Bahkan kini kiosnya mangkrak. Bicara lagi Depok bebas sampah, dapat Adipura, padahal kali di Depok penuh dengan sampah. “Saya merasa bahwa semua pemimpin awalnya juga tidak punya pengalaman. Pak Jokowi juga tidak punya pengalaman dalam memimpin tapi bagaimana jiwa pemimpin, bagaimana mengatur, itu yang terpenting," katanya.
Setelah Afifah selesai bicara, Imam pun menimpalinya. Imam mengatakan apa yang diungkapkan Afifah terlalu jauh dari yang dia tanyakan. "Terima kasih, Bu Afifah luar biasa, menjawabnya terlalu jauh dari apa yang saya tanyakan. Yang saya tanyakan adalah 3 kali lipat kesejahteraan guru SMA dan SMK swasta yang pernah saya dengar dalam kampanyenya. Saya juga bingung bagaimana menanggapi apa yang disampaikan Bu Afifah, terlalu tidak fokus terhadap apa yang ditanyakan oleh kami. Kami melihat bahwa ini saatnya bisa disetop oleh penyelenggara karena apa yang ditanyakan oleh kami ternyata jawabannya terlalu luas, seluas lautan," pungkasnya.
(hab)
Lihat Juga :